Hot News


Editorial


    Inspirasi


    • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
      Dirgahayu Sat Linmas ke-58

      NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

      2 Juta Keluarga di Jabar Terima Bansos Rastra
      net ilustrasi

      2 Juta Keluarga di Jabar Terima Bansos Rastra

      • Selasa, 23 Januari 2018 | 06:26:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Pemprov Jabar mulai mendistrubiskan bantuan sosial beras sejahtera (Bansos Rastra) tahap Pertama 2018.

      Pada tahap pertama 2018 ini, beras yang didistribusikan mencapai 21.982.000 kg yang akan disalurkan pada 2.198.273 keluarga penerima manfaat (KPM) di Jabar, atau setiap KPM akan menerima 10 kg beras.

      Pendistribusian Bansos Rastra tahun ini dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dengan melepas 4 truk pendistribusi program Bansos Rastra 2018 di area Parkir Barat Gedung Sate Bandung, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Senin (22/1/2018). Penyaluran tahap pertama ini dilakukan ke seluruh kabupaten di Jabar yang berjumlah 18 kabupaten.

      Aher mengatakan, rastra ini merupakan hak masyarakat sehingga ada atau tidak ada gejolak harga beras, beras tersebut harus sampai ke tangan mayarakat.

      "Apalagi sekarang ada sedikit gejolak pangan, saya kira ini akan membantu menyelesaikan segera. Karena bagi masyarakat tidak mampu akan langsung mendapatkan beras rastra secara gratis," kata Aher.

      Ke depan, kata Aher, rastra akan dibagikan dalam bentuk uang, sehingga Bulog tidak akan mempunyai jumlah beban serapan. Mulai Juli nanti, Jabar akan membagikan rastra dalam bentuk uang.

      "Ketika dihadapkan pada regulasi tidak fleksibel akan sulit juga. Hampir dipastikan manakala harga di pasaran untuk harga gabah kering giling lebih tinggi dibanding dengan harga bulog (HPP), pasti mayarakat menjualnya keluar," paparnya.

      Dampaknya, kata Aher, bulog tidak punya persediaan beras, apalagi ketika ingin Rastra tidak ada persediaan beras.

      "Karena itu, dua solusinya. Pertama, adalah HPP itu fleksibel atau menyesuaikan dengan harga pasar, akan aman Bulog. Kedua, yang (kebijakan) diambil pemerintah saat ini rastranya dalam bentuk uang bukan beras senilai rastra yang dibagikan dalam bentuk beras. Itu yang akan dilakukan," pungkasnya. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Pemprov Jabar Berlakukan Pembelian Tiket Online untuk Perjalanan Dinas
      Apel Hari Pertama Kerja, Sekda Jabar Mohon Para Pejabat Lakukan Dialog Kinerja
      Resmi Jabat Sekda Jabar, Setiawan Wangsaatmaja akan Fokus Persoalan Birokrasi
      Ridwan Kamil Lantik Setiawan Wangsaatmaja Sebagai Sekda Jabar
      Gubernur Emil: Sinergi Pemprov dan DPRD Kunci Bangun Jabar Juara
      Berita Terdahulu
      Iklan Kurnia

      PARLEMENTARIA


        Data Statik Covid-19


        DATA COVID-19 INDONESIA

        😷 Positif:

        😊 Sembuh:

        😭 Meninggal:

        (Data: kawalcorona.com)