web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    Terseret Arus Sungai, Satu Bocah di Garut Tewas
    net

    Terseret Arus Sungai, Satu Bocah di Garut Tewas

    • Senin, 22 Januari 2018 | 09:20:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Garut – Sebanyak dua anak yang sedang berenang terseret arus Sungai Cimanuk di Kabupaten Garut, Minggu (21/1/2018). Akibatnya satu orang meninggal dunia, dan satu orang pingsan setelah terseret arus air beberapa meter.

    Kepala Seksi Penyelamatan non-Kebakaran pada Dinas Pemadam Kebakaran, Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan, mengatakan korban teridentifikasi Galang dan Ardi (11) yang berenang tidak jauh dari rumahnya Kampung Jangkurang, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota.

    "Informasi awal yang kita terima ada dua orang anak yang hanyut yaitu bernama Galang dan Ardi," sebutnya.

    Dia menjelaskan, korban berenang di Sungai sekitar pukul 11.30 WIB bersama sejumlah anak lainnya, kemudian tanpa diduga arus sungai deras dan menghanyutkan dua anak tersebut.

    Kondisi arus sungai di lokasi kejadian sedang deras dan dalam sehingga berpotensi mengancam keselamatan manusia yang berada di kawasan tersebut. Saat keduanya renang, memang kondisi air di Sungai Cimanuk sedang lumayan deras, dan ketinggiannya cukup dalam.

    Tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan sejumlah petugas terkait bersama masyarakat langsung melakukan pencarian korban dengan menyusuri sungai. Seorang korban, Galang, kata Tubagus, berhasil ditemukan dalam kondisi pingsan karena terlalu banyak meminum air dan sempat terseret sejauh 50 meter.

    "Korban atas nama Ardi berhasil ditemukan oleh regu penyelamat dalam kondisi sudah meninggal dunia. Kemungkinan Ardi terbawa ke dalam arus air sehingga banyak meminum air dan kehabisan nafas," katanya.

    Tubagus mengimbau masyarakat yang berada di sekitar sungai untuk sementara tidak beraktivitas di sungai karena kondisi sungai sedang deras dan mengancam keselamatan manusia. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kelompok Binaan Simluhtan Dapat Bantuan Rp 18 M
    Jembatan Penghubung Desa di Subang Nyaris Ambruk
    Deddy-Dedi  tak Gunakan Lagi Slogan Dua DM
    Limbah Hotel Buat Wisatawan Pangandaran Mengeluh
    Dishub dan Polres Subang Periksa Puluhan Bus
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      JUMAT (16/2/2018) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

      Advertisement On Google