Hot News


JN-TAM

Opini


  • Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam
    Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam

    PEMUDA adalah pelopor perubahan di tangannya estapet kepemimpinan akan dilanjutkan. Untuk membentuk pemuda yang berjiwa pemimpin memerlukan banyak dukungan.

    Kota Bandung Kini Punya 18 Bus Bandros

    • Sabtu, 20 Januari 2018 | 01:17:00 WIB
    • 0 Komentar


    Kota Bandung Kini Punya 18 Bus Bandros
    Emil dan Atalia menandatangani Bus Bandros net

    JuaraNews, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meresmikan 12 kendaraan Bandung Tour On Bus (Bandros) baru di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Jumat (19/1/2018).

    Dengan adanya 12 bandros baru ini, kini Kota Bandung memiliki 18 bus Bandros. Enam bus Bandros lama didapat dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang berasal dari perusahaan. Penambahan bus Bandros ini segera dievaluasi apakah perlu penambahan fasilitas, rute, dan hal-hal teknis lainnya oleh dinas-dinas terkait.

    Emil mengatakan, bus Bandros bisa digunakan wisatawan untuk berkeliling Kota Bandung dan mengunjungi berbagai tempat wisata. "Mudah-mudahan dengan ini (Bandros) dapat memfasilitasi masyarakat sehingga warga Bandung dapat bahagia," ujar Emil seusai peresmian.

    Bakal ada 5 rute wisata baru yang akan mengantarkan wisatawan ke tempat bersejarah dan tempat wisata di Kota Bandung. Dengan adanya rute wisata, Emil berharap konsep wisata Kota Bandung menyerupai luar negeri yang menyediakan paket wisata dengan bus keliling. Juga diharapkan bus wisata menjadi pilihan utama turis untuk berwisata dan berkeliling Kota Bandung.

    Emil menyebutkan, bus Bandros tidak hanya untuk memfasilitasi para turis, tapi juga untuk warga Bandung. Dia mempersilakan setiap camat menggunakan Bus Bandros untuk kegiatan warganya seminggu sekali. Nantinya, para camat bisa menentukan satu hari dalam seminggu agar Bandros bisa digunakan untuk aktivitas warganya.

    "Saya ingin membahagiakan warga Bandung. Jadi saya fikir, sehari dalam seminggu boleh diserahkan ke camat untuk berbagai aktivitas," jelasnya.

    Ke depan, Emil berencana menyediakan 1 bus Bandros di setiap kecamatan. "Semoga di masa depan, mimpi itu (1 kecamatan 1 bandros) dapat terwujud. Ini merupakan usaha saya untuk membuat warga Bandung bahagia," ucap alumnus Arsitektur ITB ini.

    Hasil gambar untuk 12 bus bandros diresmikan di balai kota bandung

    Habiskan Dana Rp12,4 Miliar
    Ke-12 bus Bandros yang terparkir di Plaza Balai Kota Bandung tersebut dicat dengan menggunakan warna-warna cerah. Satu bus bewarna gelap (hitam), sementara 11 bus lainnya bewarna cerah, di antaranya ungu, biru, kuning, merah, hijau, dan merah muda. Seperti bus-bus sebelumnya, 12 bus Bandros itu menggunakan desain bus zaman dulu sehingga terlihat lebih klasik.

    Dari 12 bus bandros baru tersebut, hanya ada 1 bus Bandros yang berwarna hitam. Dalam bus hitam itu terdapat 12 bangku yang terbuat dari besi. Atap interior bewarna cokelat kayu. Lampu neon berada di sisi kanan dan kiri interior bus sedangkan speaker tersedia di langit-langit. Namun, bus bandros tidak memiliki pegangan gantung.

    Menurut Emil, bus bandros yang berwarna hitam itu akan dikhususkan untuk tamu Pemkot Bandung. "Bus Bandros yang warna hitam, itu khusus tamu VIP yah. Khusus tamu Kota Bandung," katanya.

    Emil pun mengimbau pengelola Bandros untuk memperbaiki interior bus berwarna hitam agar lebih spesial dibanding bus lainnya. "Supaya lebih berkelas lah. Soalnya kan yang menumpang itu tamu spesial Kota Bandung. Biar memberikan kesan yang baik," ujar Ridwan Kamil.

    Emil menambahkan, untuk mengadakan 12 bus Bandros baru tersebut, Pemkot Bandung mengeluarkan dana sebesar Rp12,4 miliar yang berasal dari APBD Kota Bandung. Emil memutuskan, Pemkot tak lagi menggunakan dana CSR, karena prosesnya yang terlalu lama dibanding menggunakan APBD.

    "Kami putuskan Bandros itu tidak menggunakan pola CSR karena terlalu lama. Sudah 3 tahun hanya punya 6 bus saja. Meyakinkan pihak ketiga untuk menyumbang itu sangat lama. Kita putuskan dengan (menggunakan) dana APBD," pungkas Emil. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Satgas Covid-19 Kota Bandung Segel 22 Tempat Usaha
    Satpol PP Kota Bandung Sebut Pelanggar PSBB Proporsional 80 Persen Berbadan Usaha
    Sekda Kota Bandung Putuskan Tidak Ada Cek Point Selama PSBB Proporsional
    Peringati Hari Bela Negara, Yana Ajak Warga Bersatu Perangi Covid-19
    Langgar Perwal AKB, 8 Cafe dan Resto Disegel Satgas Covid-19 Kota Bandung
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads