web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    Pemkot Cimahi Sulit Kontrol Kenaikan Harga Beras
    net

    Pemkot Cimahi Sulit Kontrol Kenaikan Harga Beras

    • Jumat, 19 Januari 2018 | 23:32:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Cimahi - Tingginya sejumlah bahan pokok membuat masyarakat di Kota Cimahi semakin kesulitan memenuhi kebutuhan hidup. Khususnya terjadi pada komoditas beras dan daging.

    Saat ini, harga beras jenis medium di pasar tradisional Kota Cimahi mencapai Rp11.000/kilogram, sementara beras jenis premium menyentuh harga Rp13.000/kilogram. Harga tersebut otomatis melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) beras yang ditetapkan Kementrian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia. 

    Sementara untuk harga daging ayam pun sama tingginya. Harga terakhir yang didapat dari sejumlah pasar tradisional di Cimahi, harga daging ayam menyentuh Rp40.000/kilogram. Tingginya harga daging ayam tersebut membuat pedagang ayam menjerit. Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi mengaku tak bisa berbuat banyak perihal gejolak harga. Pasalnya ketersediaan bahan pokok termasuk daging ayam dan beras masih dipasok dari daerah lain. 

    "Kita gak bisa berbuat banyak soal harga. Apalagi untuk komoditas beras, kita kan dipasok dari luar, otomatis harga pun dikendalikan bukan di Cimahi," kata Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Disdagkoperind Kota Cimahi, Agus Irwan.

    Dikarenakan Cimahi bukan daerah produsen bahan pokok maka pihaknya hanya bisa menjaga ketersediaan barangnya saja. Diklaimnya, stok bahan pokok di Kota Cimahi hingga saat ini relatif aman. Dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar Operasi Pasar (OP). OP digelar sebagai solusi tinggginya harga bahan pokok di pasaran. "Kita sedang merencanakan OP. Sedang koordinasi dengan Bulog," ucapnya. 

    Perihal penyebab tingginya harga beras, disinyalir masalahnya ada di tingkat petani. Menurutnya, panen beras belakanhan ditingkat petani mengalami kegagalan. Sementara harga daging ayam, dipicu harga pakan yang naik. "Memang diprediksi harga pakam naik akibat barangnya juga susah," pungkasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Dua Hari Tak keluar Rumah Ternyata Sudah Meninggal
    118 Titik Parkir On Street Berimbas ke PAD Cimahi
    Isu Mutasi Merebak, Pejabat di Cimahi Was-was
    25 Ton Beras Habis dalam Operasi Pasar Murah
    Libur Imlek, Warga Cimahi Dapat Penyaluran BPNT
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      JUMAT (16/2/2018) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

      Info Kota

      Pilwalkot Bandung 2018