web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    Buron 2 Tahun, Mantan Direktur PT KAI Diciduk
    net Achmad Kunjtoro saat sidang pada 2012 lalu

    Buron 2 Tahun, Mantan Direktur PT KAI Diciduk

    • Jumat, 19 Januari 2018 | 07:12:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung berhasil menciduk mantan Direktur Keuangan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Achmad Kuntjoro (57) terpidana kasus korupsi dana investasi PT KAI dengan PT Optimal Capital Management, setelah buron selama 2 tahun.

    Terpidanan kasus korupsi pada 2008 yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp100 miliar tersebut ditangkap di kediamannya di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

    Sekitar pukul 09.00 WIB, tim Kejari Bandung menyambangi rumah Achmad. Saat dilakukan penangkapan, pihak keluarga dan terpidana bersikap kooperatif kepada petugas.

    "Penangkapan yang kami lakukan hari ini berdasarkan surat perintah penangkapan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bandung nomor: Print 158/0.2.10/Fu.1/01/2018 tanggal 15 Januari 2018," kata Kajari Bandung Agus Winoto di Kantor Kejari Bandung, Jalan Jakarta Kota Bandung, Kamis (18/1/2018).

    Achmad sendiri langsung dibawa ke Kantor Kejari Bandung, untuk menjalani pemeriksaan. Sekira 1 jam berada di dalam ruang penyidik, Achmad keluar ruangan didampingi petugas Kejari menuju mobil tahanan untuk dikirim ke LP Sukamiskin.

    "Terdakwa sudah buron dari 2 tahun lalu. Alasan terpidana pergi karena permohonan kasasinya ditolak oleh Mahkamah Agung," kata Agus.

    Achmad mengajukan kasasi atas dasar amar putusan yang dijatuhkan hakim yang menyatakan dirinya bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Pasal yang dilanggar yaitu Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Putusan MA pada 2014 menyatakan, Achmad dijatuhi pidana penjara 10 tahun dan denda Rp400 juta subsider 1 tahun kurungan.

    Putusan kasasi tersebut, menurut Agus, memperkuat putusan Pengadilan Tipikor Bandung yang memvonis terdakwa selama 2,5 tahun penjara. Setelah diputus, terdakwa lalu mengajukan banding. Putusan banding dari Pengadilan Tinggi JabAR memvonis 4 tahun penjara. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ambles, Jalan Cagak ke Wanayasa Ditutup Sementara
    Tanggul Jebol Padi Siap Panen Terendam Air
    Hujan Deras, Jalur Kereta Api Amblas 20 Meter
    Sedang Pesta Sabu, Ibu-Ibu Rumah Tangga Dibekuk
    KPAI Kawal Anak yang Disetrika Ibunya di Garut
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      JUMAT (16/2/2018) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

      Advertisement On Google