web stats service from statcounter

Hot News


  • Citarum Harum, Gotong Royong Semua Warga Jabar
    Citarum Harum, Gotong Royong Semua Warga Jabar
    • 19 Februari 2019 | 21:37:00 WIB

    GUBERNUR Jabar Ridwan Kamil optimistis program Citarum Harum Juara akan lebih cepat terselesaikan dari target 7 tahun yang ditetapkan pemerintah pusat

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Buron 2 Tahun, Mantan Direktur PT KAI Diciduk
    net Achmad Kunjtoro saat sidang pada 2012 lalu

    Buron 2 Tahun, Mantan Direktur PT KAI Diciduk

    • Jumat, 19 Januari 2018 | 07:12:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung berhasil menciduk mantan Direktur Keuangan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Achmad Kuntjoro (57) terpidana kasus korupsi dana investasi PT KAI dengan PT Optimal Capital Management, setelah buron selama 2 tahun.

    Terpidanan kasus korupsi pada 2008 yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp100 miliar tersebut ditangkap di kediamannya di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

    Sekitar pukul 09.00 WIB, tim Kejari Bandung menyambangi rumah Achmad. Saat dilakukan penangkapan, pihak keluarga dan terpidana bersikap kooperatif kepada petugas.

    "Penangkapan yang kami lakukan hari ini berdasarkan surat perintah penangkapan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bandung nomor: Print 158/0.2.10/Fu.1/01/2018 tanggal 15 Januari 2018," kata Kajari Bandung Agus Winoto di Kantor Kejari Bandung, Jalan Jakarta Kota Bandung, Kamis (18/1/2018).

    Achmad sendiri langsung dibawa ke Kantor Kejari Bandung, untuk menjalani pemeriksaan. Sekira 1 jam berada di dalam ruang penyidik, Achmad keluar ruangan didampingi petugas Kejari menuju mobil tahanan untuk dikirim ke LP Sukamiskin.

    "Terdakwa sudah buron dari 2 tahun lalu. Alasan terpidana pergi karena permohonan kasasinya ditolak oleh Mahkamah Agung," kata Agus.

    Achmad mengajukan kasasi atas dasar amar putusan yang dijatuhkan hakim yang menyatakan dirinya bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Pasal yang dilanggar yaitu Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Putusan MA pada 2014 menyatakan, Achmad dijatuhi pidana penjara 10 tahun dan denda Rp400 juta subsider 1 tahun kurungan.

    Putusan kasasi tersebut, menurut Agus, memperkuat putusan Pengadilan Tipikor Bandung yang memvonis terdakwa selama 2,5 tahun penjara. Setelah diputus, terdakwa lalu mengajukan banding. Putusan banding dari Pengadilan Tinggi JabAR memvonis 4 tahun penjara. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Citarum Harum, Gotong Royong Semua Warga Jabar
    Cipayung Kota Bandung Gelar Aksi Solidaritas
    Jabar Bergerak Siap Berkontribus Bangun Jawa Barat
    Uu Arahkan Pelaku Industri Beralih Segitiga Rebana
    Emil Segera Umumkan Hasil Seleksi Pejabat Eselon 2

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.