web stats service from statcounter

Hot News


  • Esteban Vizcarra Absen lawan Arema FC
    Esteban Vizcarra Absen lawan Arema FC
    • 20 Februari 2019 | 09:49:00 WIB

    ESTEBAN Vizcarra dipastikan absen saat Persib Bandung menghadapi Arema FC pada Leg 2 babak 16 Besar Piala Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (22/2/2019).

Editorial


  • Gong Xi Fa Chai
    Gong Xi Fa Chai

    SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

    Inspirasi


    • Menikah dan Perjuangan
      Menikah dan Perjuangan

      SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

      Cikidang & Pangandaran jadi Kawasan Ekonomi Khusus
      istimewa/humas pemprov jabar Aher meresmikan Gedung Puskesmas di Pangandaran

      Cikidang & Pangandaran jadi Kawasan Ekonomi Khusus

      • Kamis, 18 Januari 2018 | 15:59:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Pangandaran - Kawasan Cikidang, Pelabuhanratu Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Pangandaran sudah ditandatangani Gubernur Jabar sebagai daerah ajuan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ke Kementerian Pariwisata.

      Demikian dikatakan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan selepas peresmian batu pertama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangandaran di Desa Pananjung Kabupaten Pangandaran, Rabu (17/1/2018).

      "Baru tadi malam saya tandatangani untuk diajukan jadi KEK. Sebenarnya ada 6 lokasi, tapi yang paling siap dan memenuhi syarat baru Cikidang dan Pangandaran. Di Pangandaran saja, sudah siap lahan 196 hektar," katanya dalam keterangan pers.

      Menurut Aher, kedua kawasan diproyeksikan bisa diresmikan sebagai KEK sebelum pertengahan tahun ini. Selain sesuai dengan rencana kerja Pemprov Jabar, juga akan menghidupkan perekomian masyarakat secara luas biasa.

      "PAD masyarakat setempat akan naik. Apalagi di sisi lain, dari sisi saran terus dibangun. Setelah Tol Bocimi, saat ini diusulkan Tol Cigatas, harapannya nambah jadi Cigatasran, Cileunyi Garut Tasik Pangandaran," katanya.

      Menurut dia, hal ini juga penting dilakukan terkait status Jabar sebagai provinsi dengan jumlah kunjungan wisatawan Nusantara terbanyak tahun lalu sebesar 58 juta orang, sehingga eskalasi program harus terus dilakukan.

      “Saya kira tema pertumbuhan ekonomi via Pariwisata harus diperbesar dan diperluas dimana-mana. Karena ini nyaman dan dampaknya utuh dimiliki oleh masyarakat,” ujarnya.

      Pemprov Jabar, sambung dia, akan membuat calon KEK umumnya dan kawasan wisata lainnya semakin ditata, semakin rapih, dan semakin nyaman. Dengan demikian, selain mendorong wisatawan nusantara terus datang, juga merangsang minat wisatawan asing yang diproyeksikan mengeluarkan uang lebih banyak saat plesiran.

      "Para pelancong juga akan memperkenalkan daerah kita lebih luas. Jadi, pada saat yang sama kita berbicara dampak, karena dampaknya pasti meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)

      den

      0 Komentar

      Tinggalkan Komentar


      Cancel reply

      0 Komentar


      Tidak ada komentar

      Berita Lainnya


      Humas Jabar Luncurkan Program Japri
      Emil-Uu Resmi Berkantor di Gedung Sate
      Pj Gubernur Jabar Ungkap Peran Penting Humas
      Jelang Pilpres, Warga Diminta Jaga Kondusivitas
      Gempa Iringi Penyerahan Bantuan Jabar Peduli

      PARLEMENTARIA