web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Gara-gara Sumber Energi Indonesia bisa Berkonflik
    net

    Gara-gara Sumber Energi Indonesia bisa Berkonflik

    JuaraNews, Cirebon - Habisnya cadangan energi fosil dunia pada tahun 2043, bakal mengubah tatanan dunia termasuk peta konflik dunia.

    Melihat potensi masalah itu, maka peta konflik akibat perebutan energi akan mengarah kepada bagian dunia yang menjadi sumber pangan, sekaligus sumber energi, yaitu daerah sepanjang ekuator, termasuk Indonesia.

    Hal tersebut diungkapkan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, saat memberikan paparan dalam kuliah umum yang digelar Universitas Swadaya Gunungjati (Unswagati) Cirebon. Ceramah itu dilakukan seusai pelantikan Rektor Unswagati periode 2018-2022 Mukarto Siswoyo di Kampus 1 Unswagati Jalan Pemuda Kota Cirebon, Selasa (16/1/2018).

    "Indonesia sebagai salah satu negara di wilayah ekuator yang memiliki potensi vegetasi sepanjang tahun akan menjadi arena persaingan kepentingan,” kata Gatot.

    Dia mengatakan, hampir semua konflik di semua belahan dunia, lebih dari 70% disebabkan karena perebutan untuk menguasai sumber energi. Selama ini, negara-negara yang memiliki sumber energi fosil seperti minyak, gas bumi, dan batu bara, menjadi tempat berkumpulnya kepentingan berbagai negara di dunia.

    "Itu wajar, karena suatu negara wajib menjamin keselamatan warganya dan mengamankan ketersediaan energi yang dibutuhkan untuk kelangsungan hidup bangsanya,” tandasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sandi Minta Relawan Kerja Keras dan Kerja Cerdas
    Emil: RPJMD Kumpulan Aspirasi Warga Jabar
    Walhi Jabar Nilai Musrenbang RPJMD Cacat Subtansi
    Jabar Pererat Kerja Sama dengan Wallonia
    Jabar akan Miliki Badan Ekonomi Kreatif Daerah
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google