Hot News


Opini


  • Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam
    Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam

    PEMUDA adalah pelopor perubahan di tangannya estapet kepemimpinan akan dilanjutkan. Untuk membentuk pemuda yang berjiwa pemimpin memerlukan banyak dukungan.

    Pergerakan Tanah Ancam Empat Desa di Kuningan

    • Selasa, 16 Januari 2018 | 09:07:00 WIB
    • 0 Komentar


    Pergerakan Tanah Ancam Empat Desa di Kuningan

    JuaraNews, Kuningan – Bencana pergerakan tanah terjadi di empat desa di Kabupaten Kuningan. Akibatnya sebanyak 44 Kepala Keluarga (KK) masing-masing di Desa Cilebak, Desa Bungurberes, Desa Legokherang, dan Desa Patala, Kecamatan Cilebak, Kabupaten Kuningan, merasa khawatir dan harus mengungsi.

    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, akibat kondisi tersebut, sebanyak 15 jiwa dari 3 KK harus mengungsi dan 129 jiwa dari 44 KK terdampak akibat peristiwa tersebut.

    “Gerakan tanah yang terjadi di sejumlah titik setelah wilayah tersebut terjasi setelah turun hujan deras selama 7 hari secara terus menerus,” terangnya.

    Menurutnya, hujan terus menerus turun telah menyebabkan tanah bergerak di 4 desa, dan mengancam warga sekitarnya. Apalagi intensitas curah hujan diperkirakan akan terus meningkat hingga Februari mendatang sehingga warga harus waspada.

    Akibat peristiwa tanah longsor di 4 desa teslrsebut, sebanyak 4 unit rumah rusak berat, 8 unit rumah rusak sedang, 31 unit rumah terancam, 1 unit SDN 1 Patala terancam, 3 kolam ikan tertimbun longsoran, 1 unit mesjid Attaqwa terancam, 1 unit tembok penahan tebing rumah warga longsor, sawah seluas 1400m² retak ratak, pipa pamsimas air bersih terputus.

    Selain merusak sejumlah bangunan, akibat gerakan tanah tersebut 5 titik akses jalan utama tertutup longsoran, masing-masing jalan penghubung Subang-Cilebak, jalan penghubung Cilebak-Ciwaru, jalan penghubung Cilebak-Legokherang, akses Jalan Cilebak-Legokherang / blok Batu Hideung Legokherang, 1 akses jalan terputus menuju Kantor Kecamatan Cilebak dan 4 titik kalan lingkungan tertimbun Longsor di Dusun Wage Desa Cilebak.

    “Kami sudah melakukan upaya penanganan bencana ini di antaranya pembersihan material longsoran yang menutup akses jalan utama Ciwaru – Cilebak dengan menggunakan alat berat,” kata dia. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Bupati dan Wabup Pangandaran Positif Covid-19
    Bupati Sumedang Sebut Butuh Rp 19 Miliar untuk Relokasi Korban Longsor Cimanggung
    Jawa Barat  Siap Vaksinasi Covid-19 Tahap 2
    Alun-alun Paamprokan di Kabupaten Pangandaran Dibuka Gubernur saat Pandemi Covid-19
    Satpol PP Jabar Kembali Imbau Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads