web stats service from statcounter

Gedung Sate

  • Emil-Uu Resmi Berkantor di Gedung Sate
    Emil-Uu Resmi Berkantor di Gedung Sate

    EMIL melakukan sertijab dengan Mochamad Iriawan yang sebelumnya sebagai Pj Gubernur di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (6/9/2018).

    Hot News

    Inspirasi

      Pembelot di PDIP Bungkus, Kubur, Maju, dan Lupakan
      net

      Pembelot di PDIP Bungkus, Kubur, Maju, dan Lupakan

      • Sabtu, 13 Januari 2018 | 20:20:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung Barat - Ketua DPD PDIP Jabar TB Hasanudin memberikan pernyataan tegas dan keras kepada kader PDIP yang membelot dalam pilkada. Dirinya menyindir sikap dari Ketua DPRD KBB Aa Umbara Sutisna yang merupakan kader PDIP namun maju mencalonkan diri dari partai lain sebagai bakal calon bupati di Pilkada KBB 2018.

      “Sikap saya jelas dan tegas, bagi kader yang tidak loyal kepada partai maka bungkus, kubur, injak, maju dan lupakan. Kita tidak boleh terlena oleh masa lalu dan harus terus bergerk,” tegasnya disela-sela Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) DPC PDIP KBB yang digelar di Kantor DPC PDIP KBB di Mekarsari, Ngamprah, KBB, Sabtu (13/1/2018).

      Dirinya menghitung dari dari seluruh kader dari mulai anak ranting, pengurus ranting, PAC, DPC, fraksi, itu jumlahnya 1.689 orang. Yang tidak hadir dalam agenda Rakercabsus ini hanya sekitar 21 orang. Jadi tidak perlu gusar atau merasa kehilangan dengan yang tidak hadir karena kader PDIP adalah sosok pejuang bukan pecundang.

      “Bagi kader yang tidak mengindahkan instruksi partai maka akan diberikan sanksi organisasi secara tegas hingga pemecatan,” tandasnya.

      Ketua DPC PDIP KBB Abubakar menyebutkan ada tiga pengurus inti yang tidak hadir dalam Rakercabsus ini. Mereka adalah Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai Yayat T Soemitra, Wakil Ketua Bidang Organisasi Aa Umbara Sutisna, dan Wakil Ketua bBdang Maritim Tardi. “Mereka tidak hadir padahal sudah diundang dan tidak ada komunikasi atau alasan kenapa mereka tidak hadir,” ucapnya.  

      Menurutnya, sebagai partai besar maka PDIP tentunya akan mengambil sikap sesuai dengan AD/ART partai. Sebagai kader biologis semestinya mereka tidak mengedepankan ego tapi lebih mementingkan kepentingan partai. “Hidup ini pilihan, mungkin mereka telah berhitung apalagi sebagai kader biologis. Tapi itu tidak cukup di jaman now,” kata Abubakar. (*)

       

      yan

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Ini Pemenang Pilkada Serentak 2018 di Jabar
      KPU Jabar Optismistis Tak Ada Gugatan ke MK
      Partisipasi Pemilih Meriah, KPU KBB Semringah
      Hengky Banjir Ucapan Selamat di Antaranya dari SBY
      Cabup KBB Nomor Urut Satu Elin, Tunggu Hasil KPU
      Berita Terdahulu

      Editorial

        Advertisement On Google