web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Warga Empat Desa Tuntut Pengaman Jalan Kereta
    net

    Warga Empat Desa Tuntut Pengaman Jalan Kereta

    • Jumat, 12 Januari 2018 | 09:33:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Cirebon – Gara-gara sering terjadi kecelakaan, warga empat desa di Cirebon meminta pengamanan palang pintu kereta. Mereka adalah warga di Desa Jengkok, Kertasemaya, Bunder dan Kliwed.

    Pasalnya ada empat jalan yang dijadikan jalan utama dan memiliki perlintasan kereta api tapi tidak ada pengaman palang pintu serta hanya dijaga oleh petugas dan warga.

    “Kami butuh pengaman palang pintu kereta karena jika tidak waspada nyawa bisa terancam,” tutur salah seorang warga Kertasemaya Rasidin.

    Dia menuturkan, insiden tersambarnya salah satu warga Kertasemaya saat melintasi pinggiran rel kereta api menandakan masih minimnya kesadaran masyarakat untuk berhati-hati dan tidak melintas terlalu dekat dengan rel KA.

    Keberadaan palang pintu ini diharapkan bisa menjadi pembatas dan peringatan untuk warga agar tidak menerobos ataupun terlalu dekat dengan rel kereta api. “Sudah banyak kejadian warga yang tersambar kereta dan ini butuh perhatian,” sambungnya.

    Sedikitnya dibutuhkan tiga palang perlintasan. Pertama palang pelintasan di Desa Jengkok. Kemudian di Desa Kertasemaya dan di Desa Kliwed. Sementara untuk di Desa Kliwed meski hanya dilintasi kendaraan roda dua tapi warga pengaman juga. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ustaz Mantan Rocker Harry Moekti Meninggal Dunia
    SBY: Pemerintah, BIN, TNI, dan Polri Harus Netral
    SBY: Deddy-Dedi yang Terbaik & Mampu Pimpin Jabar
    Bawaslu Siap 'Melek' 24 Jam Awasi Pilkada di Jabar
    Kawal Pilkada di Jabar, Bawaslu Diminta Netral
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

      Advertisement On Google