web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Tagihan BPJS RSUD Karawang Mencapai Rp 24 Miliar
    net

    Tagihan BPJS RSUD Karawang Mencapai Rp 24 Miliar

    • Selasa, 9 Januari 2018 | 09:28:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Karawang - RSUD Kabupaten Karawang memiliki permasalahan piutang yang belum tertagih sebesar Rp 24 miliar. Piutang itu merupakan klain BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan yang belum tertagih selama dua bulan yakni November hingga Desember 2017.

    Direktur Utama RSUD Karawang Asep Hidayat Lukman  mengungkapkan, piutang tersebut relatif cukup besar karena sepanjang tahun 2017 pasien RSUD Karawang didominasi peserta BPJS Kesehatan. “Piutang itu murni bersumber dari tunggakan klaim BPJS Kesehatan yang belum tertagih,” ucapnya.

    Catatan RSUD Karawang, selama Januari hingga Desember 2017, sekitar 70 persen pasien RSUD setempat merupakan peserta BPJS Kesehatan.

    Dirinya ingin agar piutang itu bisa secepatnya tertagih sebab hal tersebut berdampak pada pelayanan di RSUD Karawang. Seperti selama tahun 2017 RSUD Karawang mengalami keterlambatan dalam pengadaan obat.

    "Karena tunggakan itu, kami terlambat melakukan pengadaan obat dan bahkan sempat terjadi kekurangan," tuturnya.

    Sementara itu, sepanjang tahun 2017 RSUD Karawang telah meraih pendapatan sekitar Rp172 miliar. Pendapatan itu jauh di atas target yang telah ditentukan sebelumnya, sebesar Rp161 miliar. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ustaz Mantan Rocker Harry Moekti Meninggal Dunia
    SBY: Pemerintah, BIN, TNI, dan Polri Harus Netral
    SBY: Deddy-Dedi yang Terbaik & Mampu Pimpin Jabar
    Bawaslu Siap 'Melek' 24 Jam Awasi Pilkada di Jabar
    Kawal Pilkada di Jabar, Bawaslu Diminta Netral
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

      Advertisement On Google