web stats service from statcounter

Gedung Sate

  • Humas Jabar Luncurkan Program Japri
    Humas Jabar Luncurkan Program Japri

    HUMAS Jabar meluncurkan program dialog publik bertajuk Jabar Punya Informasi (Japri) di Area Taman Barat Gedung Sate, Kamis (27/09/2018).

    Hot News

    Inspirasi

      Wacana Dipasangkan dengan Anton, Ini Kata Emil
      net Emil saat mendatangi Kantor DPP PDIP

      pilgub jabar 2018

      Wacana Dipasangkan dengan Anton, Ini Kata Emil

      JuaraNews, Bandung - Calon gubernur (cagub) Ridwan Kamil belum mau berkomentar banyak soal wacana dirinya akan dipasangkan dengan mantan Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

      Wacana itu sendiri datang setelah PDIP dikabarkan akan mendukung Emil, dan mencalonkan Anton sebagai calon wakil gubernur mendampingi Wali Kota Bandung tersebut. Kabar tersebut makin menguat setelah Emil bersilaturahmi dengan para petinggi PDIP di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (3/1/2018) lalu.

      Emil mengaku tak mau berspekulasi terlalu jauh membicarakan siapa kandidat cawagub pendampingnya dari PDIP, termasuk membicarakan sosok Anton. Pasalnya, PDIP sendiri belum memastikan apakah akan bergabung dengan Partai NasDem, PKB, PPP, dan Hanura untuk mengusung dirinya pada Pilkada serentak nanti.

      "Saya tidak dalam kapasitas memberikan keterangan, karena saya juga tidak tahu, karena berkoalisi saja belum ada keterangan resmi," ujar Emil di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum Kota Bandung, Jumat (5/1/2018).

      Emil mengatakan, jika berkoalisi dengan partai pengusungnya, kemungkinan PDIP akan mengusulkan kandidat cawagub untuk mendampinginya. Tapi, hal tersebut menjadi ranah partai koalisi untuk mengambil keputusan. Sebab, partai koalisi juga memiliki kandidat cawagub yang telah mencuat terlebih dulu.

      Soal peluang dipasangkan dengan Anton, Emil menyebut hal itu tidak seharusnya tidak ditanyakan kepadanya. Apalagi, PDIP juga memiliki beberapa kandidat lain.

      "Jadi saya enggak bisa menjawab karena berkoalisi saja belum, membicarakan wakil juga belum ada keterangan arahnya ke siapa. Jadi pertanyaan itu jangan ke saya, tapi pertanyaan itu ke PDIP," jelas Emil.

      Emil pun tak memberi jawaban soal kemungkian partai pendukungnya hegkang jika PDIP memaksanya berduet dengan Anton. Menurutnya, hal tersebut merupakan ranah para ketua umum.

      "Kan saya bilang sekarang sedang proses dibahas di level partai-partai koalisi, dan posisinya bukan bagaimana saya lagi. Jadi, sekarang itu urusan pilgub itu Ridwan Kamil ini posisi pasif. Berjodoh dengan siapa, silakan para ketua umum partai koalisi menyepakati dan mufakat," ungkapnya.

      Emil sendiri siap dipasangkan dengan siapa pun yang ditetapkan partai koalisi. Seperti pengalamannya di Pilwalkota Bandung 2013, ucap Emil, dirinya dipasangkan dengan Oded M Danial yang tidak dikenal sebelumnya.

      "Jadi, mau dijodohkan dengan siapa, masih blank. Tapi saya siap menerima dengan siapapun saya dijodohkan," tutur Emil.

      "Kalau urusan politik mah belajar mencintai orang baru. Dulu dengan Mang Oded juga begitu, baru kenalan di menjelang-menjelang (pendaftaran pilwalkot)," pungkasnya. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Ini Pemenang Pilkada Serentak 2018 di Jabar
      KPU Jabar Optismistis Tak Ada Gugatan ke MK
      Partisipasi Pemilih Meriah, KPU KBB Semringah
      Hengky Banjir Ucapan Selamat di Antaranya dari SBY
      Cabup KBB Nomor Urut Satu Elin, Tunggu Hasil KPU

      Editorial

        Advertisement On Google