web stats service from statcounter

Hot News

Editorial

    Inspirasi

      Jabar Selalu Kahiji dalam Realisasi Anggaran
      net Gubernur Jabar Ahmad Heryawan

      Jabar Selalu Kahiji dalam Realisasi Anggaran

      • Minggu, 31 Desember 2017 | 22:23:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Pemprov Jabar mencatatkan realisasi anggaran tahun 2017 sebesar 95,77 persen.

      Realisasi anggaran ini mengalami kenaikan dibanding tahun 2016 yang mencapai 93,91 persen, dimana penyerapan tahun lalu merupakan prosentase tertinggi di Indonesia.

      Berdasarkan catatan dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jabar, total volume APBD Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp34.715.558.011.749. Dari total tersebut, dapat direalisasikan sebesar Rp33.250.432.050.778 atau sebesar 95,77 persen, dan sisa anggaran sebesar Rp1.465.125.960.971.

      APBD Jabar Tahun Anggaran 2017 mengalami kenaikan Rp4.818.769.203.866 atau sekitar 1,87 persen dibanding APBD 2016 yang sebesar Rp29.896.788.807.883.

      Menanggapi laporan realisasi keuangan di akhir tahun ini, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyebut hal ini sebagai pencapaian terbaik sepanjang dirinya menjabat gubernur sejak 2008 lalu.

      “Alhamdulillah, para ASN Pemprov Jabar memang luar biasa, mereka dapat mengawal program pelayanan publik dengan merealisasikan anggaran sesuai jadwal dan skema yang sudah direncanakan. Tahun lalu dengan serapan 93,91 persen saja sudah tertinggi di Indonesia, saya rasa capaian tahun ini di 95,77 persen juga akan masuk tertinggi,” ujar Aher di Bandung, Minggu (31/12/2017).

      Pencapaian terbaik lainnya dalam tata kelola keuangan, adalah tahun ini Pemprov juga kembali bisa menetapkan APBD tahun 2018 tepat waktu. Bahkan kali ini diikuti oleh seluruh pemerintah kabupaten/kota di Jabar dapat menetapkan APBD tepat waktu. Hal ini menunjukkan fungsi pembinaan dan layanan evaluasi APBD kabupaten/kota oleh Pemprov Jabar berhasil sempurna. Bagi entitas pemerintah daerah, penetapan APBD tepat waktu disertai opini WTP, berpeluang mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dari pemerintah pusat.

      “Saya juga bersyukur, para pengelola keuangan kita telah berhasil mengawal penetapan APBD tepat waktu untuk provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa barat. Sehingga memastikan belanja pemerintah untuk program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan diawal tahun 2018,” pungkas Aher. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Humas Jabar Luncurkan Program Japri
      Emil-Uu Resmi Berkantor di Gedung Sate
      Pj Gubernur Jabar Ungkap Peran Penting Humas
      Jelang Pilpres, Warga Diminta Jaga Kondusivitas
      Gempa Iringi Penyerahan Bantuan Jabar Peduli

      PARLEMENTARIA

        Advertisement On Google