web stats service from statcounter

Gedung Sate

  • Emil-Uu Resmi Berkantor di Gedung Sate
    Emil-Uu Resmi Berkantor di Gedung Sate

    EMIL melakukan sertijab dengan Mochamad Iriawan yang sebelumnya sebagai Pj Gubernur di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (6/9/2018).

    Hot News

    Inspirasi

      Paket Paslon Elin-Maman Ditolak Sesepuh PDIP KBB
      net

      Paket Paslon Elin-Maman Ditolak Sesepuh PDIP KBB

      • Sabtu, 30 Desember 2017 | 22:42:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung Barat – Paket pasangan bakal calon bupati/wakil bupati KBB Elin Suharliah-Maman S Sunjaya di tolak oleh sesepuh PDIP KBB. Penolakan itu langsung disampaikan oleh perwakilan sesepuh dan deklarator PDI Perjuangan (PDIP) KBB dengan mendatangi kantor DPP PDIP di Jakarta.

      Mereka menyampaikan aspirasi terkait penolakan paket pasangan Elin Suharliah-Maman S Sunjaya yang coba diusulkan untuk maju di Pilkada KBB 2018. Sesepuh PDIP KBB Pupu D Kartaatmaja menyebutkan, pihaknya datang ke Jakarta guna menyampaikan informasi terkait peta politik di KBB menjelang turunnya rekomendasi dari DPP PDIP untuk Pilkada KBB 2018. Tujuannya agar dalam mengusung calon tidak salah sehingga kejayaan PDIP di KBB dapat dipertahankan. 

      "Kami secara tegas menolak usulan calon pasangan Elin-Maman dan lebih merekomendasikan kader murni partai," tegas Pupu. 

      Pihaknya juga merasa prihatin dengan adanya pemaksaan kehendak dari Ketua DPC PDIP KBB yang juga Bupati KBB Abubakar untuk menggoalkan paket pasangan Elin-Maman yang notabenenya bukan kader PDIP. Sementara ruang gerak kader partai yang juga ikut proses penjaringan di internal partai sebagai bakal calon bupati/wakil bupati justru diberangus. 

      "Sekarang sepertinya kader murni partai yang sama-sama mencalonkan diri justru dianggap sebagai musuh yang harus dihabisi," sambungnya. 

      Pengurus DPC PDI Kabupaten Bandung tahun 1992 ini melihat, Ketua DPC PDIP KBB Abubakar terlalu vulgar mendukung orang-orang terdekatnya dan mengenyampingkan kader tulen. Hal inilah yang membuat kondisi struktural pengurus partai terbelah. Mulai dari Pengurus DPC, PAC, dan Ranting sehingga kondisi ini tentunya akan sangat membahayakan bagi eksistensi dan soliditas Partai. (*)

       

      yan

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Ini Pemenang Pilkada Serentak 2018 di Jabar
      KPU Jabar Optismistis Tak Ada Gugatan ke MK
      Partisipasi Pemilih Meriah, KPU KBB Semringah
      Hengky Banjir Ucapan Selamat di Antaranya dari SBY
      Cabup KBB Nomor Urut Satu Elin, Tunggu Hasil KPU
      Berita Terdahulu

      Editorial

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018