web stats service from statcounter

Hot News


  • Pemulihan KBU, Perlu Pendekatan Multidimensi
    Pemulihan KBU, Perlu Pendekatan Multidimensi
    • 11 Desember 2019 | 11:50:00 WIB

    PEMPROV Jabar mendorong semua stakeholders duduk satu meja lagi untuk memulihkan kondisi Kawasan Bandung Utara (KBU) yang saat ini sedang kritis.

Inspirasi


    Pemerintah Optimistis Tingkatkan Kualitas Hidup
    net Puan Maharani

    Pemerintah Optimistis Tingkatkan Kualitas Hidup

    • Sabtu, 30 Desember 2017 | 05:36:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Jajaran Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus berupaya untuk mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Khususnya pada kemandirian penyediaan bahan pangan.

    Menko PMK Puan Maharani berharap Indonesia mampu mengembangkan kualitas sumber daya manusia yang ada dengan meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan perkembangan infrastruktur yang ada.

    “Sehingga dari hal tersebut, peningkatan daya saing perekonomian Indonesia bisa terwujud,” ucap Menko Puan Maharani di Kantornya.

    Adapaun sampai saat ini, kata Puan, pemerintah telah menetapkan target dan sasaran program ‘Nawa Cita’ yang terus di gulirkan, termasuk semua program yang mengarah pada bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

    “Demi terwujudnya nawa cita kita semua butuh kerja nyata, program prioritas bidang pembangunan manusia dan kebudayaan adalah untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia," kata Puan.

    Puan menjelaskan bahwa kapasitas hidup manusia Indonesia itu mencakup Revolusi Mental; Pemberdayaan masyarakat; dan peningkatan kapasitas inovasi dan teknologi. Menko PMK menekankan bahwa revolusi mental merupakan gerakan partisipasi pemerintah dan masyarakat. “Untuk mencapai target sasaran pembangunan maka pemerintah harus terus mengoptimalkan kinerjanya,” terang Puan.

    Saat ini, pemerintah telah mencanangkan percepatan pembangunan yang fokus pada upaya untuk mengatasi kemiskinan, ketimpangan dan kesejahteraan sosial. Tiga langkah strategis tersebut ditujukan agar berhasil mengatasi semua masalah berkaitan percepatan pembangunan, dan infrastruktur, penyiapan kapasitas produktif dan sumberdaya manusia serta Deregulasi dan Debirokrasi.

    Dalam hal ini Kemenko PMK telah melakukan langkah-langkah koordinasi dengan Kementerian dan Lemabaga terkait, khususnya dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Sosial, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Kemendes, Kemenkes, dan Kemenpora.

    Menghadapi tahun 2018 sampai berakhirnya Kabinet Kerja, Kemenko PMK akan terus meningkatkan pembangunan masyarakat dan produktivitasnya antara lain dengan upaya penurunan risiko bencana; kompetensi SMK berakreditasi; SMA/MA berakreditasi minimal B; prodi perguruan tinggi berakreditasi minimal B; meningkatnya jumlah sertifikasi tenaga ahli; meningkatkan jumlah lembaga pelatihan kerja berbasis kompetensi; dan meningkatnya jumlah tenaga kerja keahlian menengah yang kompeten. ”Kita berharap terjadi percepatan sumber daya manusia yang produktif," harap menko PMK. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Pemulihan KBU, Perlu Pendekatan Multidimensi
    Jadikan HAM sebagai Dasar Hubungan antara Pemerintah dan Rakyat
    Jabar Raih Penghargaan Pendorong Akses Keuangan Melalui Sektor Unggulan Daerah
    Pemprov Jabar Fasilitasi Kerja Sama Dong A University dengan UPI dan Telkom University
    Cegah Radikalisme di Kampus, Universitas Widyatama Gandeng BNPT