web stats service from statcounter

Hot News


  • Persib Bawa 22 Pemain hadapi Persebaya di Bali
    Persib Bawa 22 Pemain hadapi Persebaya di Bali
    • 15 Oktober 2019 | 18:38:00 WIB

    TIM Persib membawa 22 pemain ke Bali untuk melakoni laga tandang kontra Persebaya yang akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (18/10/2019).

Inspirasi


    Pemerintah Optimistis Tingkatkan Kualitas Hidup
    net Puan Maharani

    Pemerintah Optimistis Tingkatkan Kualitas Hidup

    • Sabtu, 30 Desember 2017 | 05:36:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Jajaran Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus berupaya untuk mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Khususnya pada kemandirian penyediaan bahan pangan.

    Menko PMK Puan Maharani berharap Indonesia mampu mengembangkan kualitas sumber daya manusia yang ada dengan meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan perkembangan infrastruktur yang ada.

    “Sehingga dari hal tersebut, peningkatan daya saing perekonomian Indonesia bisa terwujud,” ucap Menko Puan Maharani di Kantornya.

    Adapaun sampai saat ini, kata Puan, pemerintah telah menetapkan target dan sasaran program ‘Nawa Cita’ yang terus di gulirkan, termasuk semua program yang mengarah pada bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

    “Demi terwujudnya nawa cita kita semua butuh kerja nyata, program prioritas bidang pembangunan manusia dan kebudayaan adalah untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia," kata Puan.

    Puan menjelaskan bahwa kapasitas hidup manusia Indonesia itu mencakup Revolusi Mental; Pemberdayaan masyarakat; dan peningkatan kapasitas inovasi dan teknologi. Menko PMK menekankan bahwa revolusi mental merupakan gerakan partisipasi pemerintah dan masyarakat. “Untuk mencapai target sasaran pembangunan maka pemerintah harus terus mengoptimalkan kinerjanya,” terang Puan.

    Saat ini, pemerintah telah mencanangkan percepatan pembangunan yang fokus pada upaya untuk mengatasi kemiskinan, ketimpangan dan kesejahteraan sosial. Tiga langkah strategis tersebut ditujukan agar berhasil mengatasi semua masalah berkaitan percepatan pembangunan, dan infrastruktur, penyiapan kapasitas produktif dan sumberdaya manusia serta Deregulasi dan Debirokrasi.

    Dalam hal ini Kemenko PMK telah melakukan langkah-langkah koordinasi dengan Kementerian dan Lemabaga terkait, khususnya dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Sosial, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Kemendes, Kemenkes, dan Kemenpora.

    Menghadapi tahun 2018 sampai berakhirnya Kabinet Kerja, Kemenko PMK akan terus meningkatkan pembangunan masyarakat dan produktivitasnya antara lain dengan upaya penurunan risiko bencana; kompetensi SMK berakreditasi; SMA/MA berakreditasi minimal B; prodi perguruan tinggi berakreditasi minimal B; meningkatnya jumlah sertifikasi tenaga ahli; meningkatkan jumlah lembaga pelatihan kerja berbasis kompetensi; dan meningkatnya jumlah tenaga kerja keahlian menengah yang kompeten. ”Kita berharap terjadi percepatan sumber daya manusia yang produktif," harap menko PMK. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    DPRD Jabar Tetapkan AKD Periode 2019-2024
    Wagub Prihatin Bupati Indramayu Terkena OTT
    Akselarasi Investasi untuk Stabilkan Ekonomi Jabar
    Jabar bakal Gelar West Java Investment Summit 2019
    Ineu : APK Pendidikan Tinggi di Jabar Masih Rendah

    Editorial