web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Ekspedisi NKRI Kurangi Kesenjangan Pembangunan
    net Peserta Ekspedisi NKRI saat diberangkatkan

    Ekspedisi NKRI Kurangi Kesenjangan Pembangunan

    • Kamis, 28 Desember 2017 | 06:45:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Deputi Bidang Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana, Masmun Yan Manggesa, menilai Ekspedisi NKRI Tahun 2017, bisa dikatakan berhasil mengurangi kesenjangan pembangunan di daerah tertinggal, terluar dan terpencil.

    "Terima kasih banyak atas pelaksanaan kegiatan tersebut, sehingga kita dapat memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi saudara-saudara kita di daerah yang terpencil dan terisolir," ungkap Yan Manggesa usai rapat evaluasi Ekspedisi NKRI 2017.

    Yan menambahkan dari hasil evaluasi ini akan digunakan untuk menindaklanjuti hasil temuan pada kegiatan Eskpedisi NKRI Tahun 2017 sekaligus merancang kegiatan serupa di masa mendatang.

    Sementara itu, Koordinator Ekspedisi NKRI Tahun 2017, Kolonel Inf. Dwi Anggono melaporkan beberapa hasil temuan pada masing-masing sub korwil pada ekspedisi yaitu bidang flora fauna, bidang sosial budaya; bidang potensi bencana, bidang media dan data, bidang geologi, bidang kehutanan, dan bidang pengabdian masyarakat.

    Dwi berharap agar hasil temuan ini dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah agar selanjutnya dapat disosialisasikan kepada masyarakat luas.

    Rapat evaluasi ini juga diisi diskusi panel yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama, diskusi ini membahas temuan bidang flora dan fauna oleh PKT Kebun Raya-LIPI, Inggit Puji Astuti; bidang sosial budaya oleh Dosen Fakultas Psikologi Unpad, Tutty Sodjakusuma, dan temuan di bidang potensi bencana oleh Saka Energi Indonesia, Rovicky Dwi Putrohadi. Sebelumnya, diskusi diawali dengan penayangan film pendek Overview Ekspedisi NKRI Tahun 2017 oleh Letkol Inf Adek Chandra.

    Sesi kedua dilanjutkan dengan diskusi temuan bidang media dan data oleh Dosen FIKOM Unpad, Wawan Setiawan,  Bidang Geologi oleh Pusat Survey Badan Geologi Nasional, Pudjo Asmoro, bidang Kehutanan oleh Dinas LHK, Ahmad yusuf, dan temuan bidang pengabdian masyarakat oleh Dosen Fakultas Psikologi Unpad, Sri Rahayu Astuti.

    Dari diskusi, sejumlah saran atas temuan menonjol tiap-tiap sub korwil akan menjadi perhatian khusus dan ditindaklanjuti oleh Kementerian/Lembaga terkait, serta Pemerintah Daerah.

    Masalah transportasi menjadi masalah mutlak, selain itu infrastruktur, listrik, air bersih, jaringan komunikasi, dan kebutuhan umum perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Melakukan penambahan dan peningkatan kapasitas personel kehutanan agar pelaksanan aturan dapat terawasi dengan baik.

    Diharapkan pelaksanaan Ekspedisi kedepannya, diprioritaskan pada daerah yang membutuhkan kehadiran TNI dan Pemerintah. Agar lebih terencana, kegiatan studi tentang lokasi pra-ekspedisi harus dilakukan, dan untuk koordinasi monitoring memerlukan bantuan media komunikasi. Serta, diperlukan koordinasi dengan instansi terkait.

    Terapkan Pengalaman untuk Bangun Daerah
    Sementra itu, sebanyak 42 kader Gerakan Mahasiswa Papua Indonesia (Gemapi) mengaku banyak mendapat pengalaman setelah 4 bulan turut bergabung dalam Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan 2017, yang dipusatkan di Kabupaten Merauke. Banyak pengalaman hidup yang bisa dipetik dari keikusertaan mereka dalam ekspedisi kali ini, yang tentunya bisa dibagikan ke generasi muda Papua lainnya.

    Seperti yang dikisahkan Ketua Tim Gemapi, Daniel yang mengaku bangga telah dilibatkan dalam ekspedisi yang diikuti oleh berbagai elemen bangsa dari seluruh nusantara ini. “Tentunya hal ini merupakan suatu prestasi yang membanggakan karena generasi muda Papua ikut andil dalam membangun kemajuan Provinsi Papua secara nyata,” aku Daniel.

    Menurutnya, banyak hal yang dapat diambil dan menjadi pelajaran bagi mereka. “Selain mengaplikasikan keahlian kami sesuai dengan bidang masing-masing kepada masyarakat dan lingkungannya, kami pun banyak mendapatkan pelajaran Soft Skill yang tidak kami dapatkan di bangku perkuliahan,” tuturnya.

    Selain itu para peserta lain juga mengakui, banyak pengalaman hidup yang bisa mereka dapatkan dalam kegiatan Ekspedisi NKRI ini yang tidak akan pernah mereka lupakan, karena pengalaman yang didapatkan akan bermanfaat di kehidupan yang akan datang.

    “Harapan besar dari kami sebagai Putra Daerah Papua ini adalah kepedulian dari Pemerintah Daerah kepada generasi muda. Organisasi GEMAPI dengan tekad dan semangat mengisi Pembangunan SDM Pemuda Papua, kami berjuang dan berdikari demi Provinsi Papua, Bangsa dan Negara,” tegas Daniel.

    Dia juga berharap hasil Ekspedisi nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, baik yang menyangkut Ilmu Pengetahuan, Sosial, Ekonomi, Budaya, Potensi Wilayah dan Pelestarian Lingkungan secara khusus agar Papua ke depan dapat berkembang, maju dan sejahtera.

    Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan 2017 adalah yang ke-7 dari keseluruhan pelaksanaan Ekspedisi NKRI di seluruh koridor nusantara. Adapun daerah konsentrasi dari Ekspedisi ke-7 ini antara lain Asmat, Mapi, Merauke, Mindiptana dan Tanah Merah. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Terseret Arus Sungai, Satu Bocah di Garut Tewas
    Diterjang Puting Beliung, Enam Rumah Rusak
    Dedi Mulyadi Rehab Rumah Warga Miskin di Cianjur
    Emil Tinggalkan Pendopo, Netizen Sedih dan Terharu
    Tak Kuat Menanjak, Truk Mundur Hantam 2 Mobil
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Harapan Baru di Tahun Baru
      Harapan Baru di Tahun Baru

      HARI Senin bertepatan dengan tanggal 1 Januari 2018, hampir seluruh umat manusia di dunia ini merayakan malam pergantian tahun atau dikenal dengan malam Tahun Baru.

      Advertisement On Google