web stats service from statcounter

Gedung Sate

    Hot News

    Inspirasi

      Demokrat-Golkar Berkoalisi Usung Demiz-Demul
      net Dedi Mulyadi, Ade Barkah, Irfan, dan Deddy Mizwar

      pilgub jabar 2018

      Demokrat-Golkar Berkoalisi Usung Demiz-Demul

      • Kamis, 28 Desember 2017 | 05:41:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Partai Demokrat memutuskan berkoalisi dengan Partai Golkar dengan mengusung pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

      Keputusan tersebut diambil hanya beberapa jam setelah PKS dan PAN bersepakat dengan Partai Gerindra dengan mengusung pasangan calon gubernur (cagub) Mayjen TNI (Purn) Sudrajat dan calon wakil gubernur (cawagub) Ahmad Syaikhu pada Rabu (27/12/2017) siang. Pada sore harinya, pimpinan tingkat Jabar Demokrat dan Golkar bertemu, dan menyepakati untuk berkoalisi mengusung Demiz-Demul atau duo DM.

      Demokrat diwakil Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Irvan Suryanegara, sedangkan Golkar diwakili Sekretaris DPD I Partai Golkar Jabar Ade Barkah didampingi Ketuanya Dedi Mulyadi. Hadir pula Demiz yang juga kader Demokrat. Sebelumnya, Demokrat bersama PKS dan PAN sudah sepakat untuk mengusung pasangan Demiz-Syaikhu. Kaolisi ini dinamakan Koalisi Sejajar.

      "Setelah salat Asyar, terjadi komunikasi antara Demokrat dan Golkar, membangun kesepamahan dalam Pilgub Jabar 2018. Kami sepakat dengan Golkar, untuk bersama-sama mengarungi perpolitikan di Jabar," kata Irfn saat jumpa pers di RM Bebek Kaleyo, Jalan Pasteur Kota Bandung, Rabu (27/12/2017) malam.

      Namun Irfn mengungkapkan, koalisi ini belum membicarakan siapa yang menjadi cagub atau cawagub pada Pilkada serentak nanti. Meskipun, Golkar sudah menugaskan Dedi Mulyadi sedangkan Demokrat memiliki kader Deddy Mizwar. Penentuan siapa Cagub dan Cawagub akan diumumkan saat pendaftaran ke KPU Jabar.

      "Ini kerja sama aja. Yang jelas calon yang sudah ada punya nama yang sama DM dan DMi. Terkait siapa cagubnya atau cawagubnya lihat pendaftaran nanti. Kesepakatan ini segera kami laporkan ke DPP untuk ditindaklanjuti," tandas Irfn.

      Irfan pun tak terlalu memusingkan siapa yang akan menjadi cagub dan wagubnya. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa diumumkan. Saya harap pasangan DM ini bisa menjadi pilihan baru untuk masyarakat Jabar dan membawa Jabar ke arah yang lebih baik lagi," pungkasnya.

      Koalisi Sejajar yang dibangun Demokrat-Golkar sendiri memiliki bekal 29 kursi DPRD Jabar, yakni dari Golkar 17 kursi dan Demokrat 12 kursi, sehingga telah memenuhi syarat untuk mengusung pasangan calon.

      Gong Xi Fa Chai

      Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar

      Pada kesempatan sama, Dedi Mulyadi mengaku bersyukur satu jam setelah mendapatkan SK dari DPP Golkar, dia langsung mendapatkan mitra koalisi. Dia mengibaratkan koalisi ini kisah cinta yang tertunda.

      "Tadi sore DPP Golkar memberikan SK soal pengusungan balon cagub saya ditunjuk. Memberikan waktu sepekan, langsung saya bertemu dengan Ketua DPD Demokrat (Irvan)merajut kisah cinta tentang Jabar yang tertunda. Akhirnya kami memiliki kesepakatan bersama maju di Pilgub Jabar," tutur dia.

      Bupati Purwakarta ini mengatakan, penentuan cagub dan cawagub masih akan dibahas."Pokoknya cagubnya DM cawagubnya DM," ujar Dedi. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Harapan Emil Jelang Pilkada Serentak 2018
      Pemilih Luar Kota Bisa Nyoblos di Kota Bandung
      Kabupaten Bekasi Kekurangan Ribuan Surat Suara
      Komisioner KPU Jabar: Debat Ketiga Lebih Sederhana
      Jumlah Pendukung Paslon Dibatasi Saat Debat Ketiga
      Berita Terdahulu

      Editorial

      • Selamat Hari Raya Idul Fitri
        Selamat Hari Raya Idul Fitri

        DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018