PIP Bisa Hilangkan Kesenjangan Pendidikan
net Kartu Indonesia Pintar

PIP Bisa Hilangkan Kesenjangan Pendidikan

  • Sabtu, 23 Desember 2017 | 06:24:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus berupaya agar anak usia sekolah (6-21 tahun) bisa benar-benar terjamin layanan pendidikannya sampai tamat satuan pendidikan menengah dengan melalui Program Indonesia Pintar (PIP).

"Kita akan terus berupaya agar kesenjangan partisipasi pendidikan antara si kaya dan si miskin bisa hilang," ucap ucap Asisten Deputi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar dan Pendidikan Masyarakat, Femmy Kartika Eka Putri di Kantor Kemenko PMK.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memerintah dalam Inpres No.7/2014 tentang Pelaksanaan Program Simpanan Keluarga Sejahtera, Program Indonesia Pintar, dan Program Indonesia Sehat. Inpress tersebut ditujukan agar kesejahteraan masyarakat terjamin.

"Program Indonesia Pintar ini adalah bantuan tunai pendidikan yang ditujukan bagi anak usia sekolah dari keluarga penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)," kata Fammy.

Fammy menjelaskan bahwa PIP ini ditujukan untuk mendukung pelaksanaan Pendidikan Menengah Universal/Rintisan Wajib Belajar 12 Tahun, meringankan biaya personal pendidikan, mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah (drop out) dan menarik siswa putus sekolah (drop out) atau tidak melanjutkan agar kembali mendapatkan layanan pendidikan di sekolah.

Lebih lanjut, Fammy menambahkan PIP ini menyasar para Peserta Didik mulai dari SD, SMP dan SMA yang merupakan pemegang Kartu Indonesia Pintar, dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus seperti: didik dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH); dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

"Perlu diketahui bahwa Dana Manfaat yang diterima per siswa per semester antara lain untuk SD sebesar Rp225.000; SMP Rp375.000; dan SMA/SMK Rp500.000," tuntasnya. (*)

den

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Pempov Jabar Terus Matangkan Opsi Lockdown Wilayah
Pemprov Jabar Siapkan BPSDM Jadi Pusat Isolasi Mandiri COVID-19
Soal Larangan Mudik, Gubernur Jabar Diminta Lebih Tegas Lagi
Anggota KPU Evi Novida Ginting Diberhentikan tak Hormat
Nekad Mudik Bisa Langsung Dicap ODP Corona

Editorial