web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Ibu Berperan Penting di Semua Aspek Kehidupan Anak
    net 5 menteri perempuan dampingi Presiden di Hari Ibu

    Peringatan Hari Ibu 2017

    Ibu Berperan Penting di Semua Aspek Kehidupan Anak

    • Sabtu, 23 Desember 2017 | 00:34:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Raja Ampat - Peran seorang Ibu menjadi poin penting di segala aspek kehidupan anak. Bahkan peran vital ini sudah dimulai sejak anak masih janin dalam kandungan.

    Setidaknya hal inilah yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani dalam menyambut Hari Ibu Nasional yang jatuh pada 22 Desember.

    "Masa depan anak itu sangat bergantung pada peran ibunya," ucap Menko Puan Maharani kepada wartawan sesaat sebelum mengikuti puncak Peringatan Hari Ibu (PHI) yang berlangsung di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Raja Ampat, Papua Barat, Jumat (22/12/2017).

    Sebagai salah satu dari 9 menteri perempuan di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo, tidak lupa Puan menyampaikan perasaan bahagia atas diperingatinya Hari Ibu. Menurutnya, rasa sayang ibu kepada anak-anaknya itu sangat besar dan tiada ternilai harganya. "Ada begitu banyak pengorbanan ibu yang dilakukan dalam kehidupan demi anak-anaknya," kata Puan.

    Namun, Puan menggaris bawahi bahwa kecintaan seorang ibu kepada anaknya itu saja belum cukup, ia hendaknya benar-benar memastikan hal-hal penting terkait masa depan anak. Bagi Puan, dalam konteks kekinian, ibu yang memberikan vaksinasi kepada anaknya, ibu yang memperhatikan kebutuhan gizi tumbuh kembang balitanya, dan ibu yang peduli terhadap pendidikan anaknya adalah wujud sayang ibu yang sebenarnya. “Inilah wujud kecintaan seorang ibu yang seharusnya,” tutur Puan.

    Lebih lanjut, Puan menekankan bahwa untuk setiap persoalan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan negara telah hadir untuk ibu-ibu dari kalangan yang kurang mampu.

    "Vaksinasi itu gratis di puskesmas, kemudian ada program Keluarga Harapan yang memberikan makanan ekstra, Anak-anak dari keluarga kurang mampu juga mendapat tunjangan sekolah. Ini semua diberikan agar ibu bisa memperhatikan dan membantu proses perkembangan anaknya di segala aspek kehidupannya," ungkap Puan.

    5 Menteri Perempuan Baca Puisi
    Pada kesempatan peringatan Hari Ibu ke-89 dengan tema 'Perempuan Berdaya Indonesia Jaya' tersebut, Menko PMK dan menteri perempuan lainnya membacakan puisi. Para menteri perempuan tersebut, di antaranya Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi; Menteri Kesehatan Nila F Moeloek; Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya; dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohanna Yembise, yang datang mendampingi Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo.

    Acara ini dibuka oleh iringan suling tambur oleh mama-mama Raja Ampat yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh kelompok paduan suara Bhayangkari. Acara juga dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Kepala Kantor Agama Provinsi Papua Barat dan sambutan dari Presiden.

    Dalam sambutannya, Jokwi menjelaskan proses terbentuknya Hari Ibu. Berawal pada tahun 1928, tidak lama setelah sumpah pemuda dikumandangkan, beberapa aktivis perempuan yang terlibat di kongres pemuda terinspirasi untuk menyuarakan persatuan Indonesia melalui kongres versi perempuan yang pertama berkumandang pada tanggal 22 Desember 1928 yang kini diperingati sebagai hari ibu. Hari ibu di Indonesia adalah gerakan kebangsaan yang diawali oleh 1.000 orang perempuan dari 30 organisasi pada 89 tahun yang lalu.

    Hari ibu di Indonesia memiliki nilai perjuangan kemerdekaan dan perbaikan nasib perempuan dan peringatan atas kewajiban kaum perempuan Indonesia untuk menjadi ibu bangsa.

    “Indonesia memiliki Sembilan menteri perempuan kabinet kerja yang nyatanya terbanyak di dunia,”ujar Presiden Jokowi.

    Presiden menambahkan, keberhasilan menteri-menteri perempuan ini dapat dilihat dalam pembangunan karakter bangsa, bantuan sosial serta bantuan kesehatan masyarakat dan lainnya yang sebagian besar dikoordinasikan oleh Menko PMK.

    Menko PMK pada acara ini juga turut membacakan puisi bersama menteri-menteri perempuan lainnya. “Jadilah ibu yang memperkokoh karakter bangsa, memperhalus budi pekerti dan mengajarkan tradisi luhur, demi kebangkitan bangsa Indonesia” ucap Menko PMK saat membacakan puisi.

    Setelah pembacaan puisi, Presiden dan para menteri berinteraksi dengan mama-mama disekitar panggung, memberikan secara simbolis sertifikat dan mencicipi kuliner di bazzar sekitar panggung dan berfoto bersama dengan para pemuka adat/masyarakat. Hadir dalam acara ini Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan; Bupati Raja Ampat; Marcus Wanma; dan beberapa tokoh adat lainnya. (*)

     

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Ineu : APK Pendidikan Tinggi di Jabar Masih Rendah
    Korban Konflik Wamena Perlu Didampingi Psikolog
    Wagub Jabar Motivasi Remaja Masjid se-Indonesia
    Wagub Jabar : Kesehatan Faktor Dominan Pembangunan
    Ratusan ODGJ Dipulangkan Setiap Tahunnya

    Editorial