web stats service from statcounter

Hot News


  • Jabar Minta Penambahan Kwota Haji
    Jabar Minta Penambahan Kwota Haji
    • 19 Juli 2019 | 06:28:00 WIB

    PEMERINTAH provinsi Jawa Barat terus mendorong penambahan kwota haji asal Jawa Barat pada musim haji tahun 2020.

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    HKSN 2017: Puan Tekankan Pentingnya Gotong Royong
    net Puan menyerahkan tanda kehormatan Satya Lencana

    HKSN 2017: Puan Tekankan Pentingnya Gotong Royong

    • Kamis, 21 Desember 2017 | 23:19:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Menko PMK Puan Maharani mengatakan dalam konteks kekinian, semangat juang Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) harus bisa diimplementasikan dalam kebersamaan, kepedulian, dan kerja bersama dalam membangun Indonesia.

    “Membangun Indonesia membutuhkan kerja bersama, gotong royong dari seluruh elemen bangsa Indonesia. Gotong royong merupakan satu usaha, satu amal, satu pekerjaan, satu perjuangan bantu-membantu bersama. Gotong royong adalah amal semua buat kepentingan bersama,” kata Puan pada acara puncak peringatan HKSN Tahun 2017 di Lapangan Makodam V Brawijaya, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/12/2017).

    Hadir mewakili Presiden Joko Widodo, sekaligus memberikan arahan, Puan menilai peringatan HKSN Tahun 2017 yang mengusung tema 'Kesetiakawanan Sosial Nasional Perekat Keberagaman,' punya makna mendalam. Yaitu memperteguh gotong-royong di dalam tatanan kehidupan masyarakat Indonesia dan membangun komitmen di dalam menjaga kebhinekaan agar tetap satu.

    Meskipun tema HKSN berbeda setiap tahunnya, Puan mencatat bahwa semua tema punya makna satu, yaitu semangat untuk saling bergotong royong. “Karena  intisari dari Pancasila adalah gotong royong,” tambahnya, seraya mengutip pernyataan Bapak Pendiri Bangsa, Bung Karno.

    “Oleh karena itu, sesuai dengan fungsi dan peran kita masing-masing, marilah kita terus menyadari, meyakini, dan memperteguh dalam setiap kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Bahwa kita berbeda-beda, merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa untuk Indonesia, yang harus terus kita syukuri dan kita rawat bersama. Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika,” paparnya.

    Puan mengajak setiap warga mengambil peran dalam kebersamaan sebagai Bangsa Indonesia. "Untuk menjadikan Indonesia sebagai rumah kita bersama yang sejahtera, maju, dan berbudaya," ucap Puan.

    Selain memberikan sambutan, Menko PMK yang hadir atas nama pemerintah, memberikan Tanda Kehormatan Satya Lencana Kebaktian Sosial. Penghargaan diberikan kepada Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Lampung, Ketua PKK Provinsi Jawa Timur, Ketua PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Bupati Barito Kuala (Kalsel), Bupati Murung Raya (Kalteng), Bupati Minahasa Tenggara (Sulut), Bupati Gorontalo Utara (Gorontalo), Bupati Berau (Kaltim), Walikota Blitar (Jatim), Walikota Manado (Sulut), Walikota Medan (Sumut),  Walikota Banjar (Jabar), Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, dan Ketua Umum IPWL (Yayasan Kelompok Peduli Penyalahgunaan Narkoba) Kota Makassar (Sulsel).

    Menko PMK juga menyerahkan bantuan simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada total penerima 4.100 orang yang terdiri untuk Program PKH (2.888 kartu tercetak) kepada penerima atas nama Yuliana; Taruna Siaga Bencana (969 kartu) kepada Priyo Prasodjo; Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) (243 kartu) kepada Nursoleh; dan Kartu Disabilitas kepada Agus Listyono. Juga diserahkan Akta Nikah kepada pasangan Naomi Eka Dewi dan Deny Kristono; Akta Lahir kepada Tasya Maldini. Sementara itu, Menko PMK juga menyaksikan penyerahan bantuan Menteri Sosial berupa satu unit Tanki Air untuk Kab Morowali Utara, Sulawesi Tengah; dan satu unit dapur umum untuk Kab Pesisir Barat, Lampung. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Jabar Minta Penambahan Kwota Haji
    Lantik Dewan Pendidikan, Emil Titipkan 4 Dimensi
    Kecewa, Relawan Gurka Tarik Dukungan dari Emil
    Pihak Ketiga Wajib Miliki Legal Standing & Relevan
    Tingkat Kemiskinan Turun, Jabar Gencar Bangun Desa

    Editorial