web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Pemerintah Ingin Iklim Ekonomi Lebih Kompetitif
    net Sesmenko PMK YB Satya Sananugraha

    Pilar sosial budya asean 2025

    Pemerintah Ingin Iklim Ekonomi Lebih Kompetitif

    • Selasa, 19 Desember 2017 | 08:16:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Keterlibatan Indonesia dalam proses implementasi Cetak Biru Pilar Sosial Budaya ASEAN 2025 diharapkan dapat membentuk iklim ekonomi yang lebih kompetitif, inklusif, terintegrasi, serta berorientasi pada masyarakat.

    Hal inilah yang disampaikan Sektretaris Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) YB Satya Sananugraha saat memberikan sambutan pembukaan dan arahan kepada peserta Workshop Kebijakan Monitoring and Evaluation Framework di Hotel Grand Mercure Setiabudi, Bandung, Jumat (15/12/2017).

    Satya mengatakan, Cetak Biru Pilar Sosial Budaya ASEAN 2025 ini harus menjadi indikator kunci yang dapat mendukung terwujudnya prioritas nasional Indonesia, khususnya di bidang pembangunan manusia dan kebudayaan. Karena itu, Indonesia perlu berpartisipasi aktif dalam proses penyusunan framework monitoring dan evaluasi yang sedang dikembangkan oleh Sekretariat ASEAN.

    “Kita perlu memanfaatkan momentum ini untuk menyusun indikator-indikator kunci yang dapat mendukung prioritas nasional Indonesia," ujar Satya.

    Workshop ini dilaksanakan dalam rangka persiapan pengembangan ASEAN Socio-Cultural Community (ASCC) Monitoring and Evaluation Framework di Indonesia. Dokumen keluaran dari workshop ini merupakan Policy Paper terkait Kebijakan ASCC Monitoring and Evaluation Framework yang akan disirkulasikan kepada Kementerian/Lembaga focal points badan sektoral pilar sosial budaya ASEAN di Indonesia.

    Sebagai informasi, acara workshop diisi oleh Dirjen Kerjasama ASEAN Kemenlu, Jose Morato Tavares, dilanjutkan dengan pemaparan dari Ngoc Son Nguyen, Head of ASCC Analysis and Monitoring Division dari Sekretariat ASEAN, serta Dr Ahmad Zafarullah, Head of AEC Monitoring and Evaluation Division. Peserta workshop adalah para perwakilan Kementerian/Lembaga focal points badan sektoral ASEAN serta perwakilan akademisi. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Pemerintah Dorong Perekonomian Nasional dengan Investasi
    Pemprov Apresiasi Grab Serap Ribuan Tenaga Kerja dan Kembangkan UMKM
    Wagub Jabar Ajak Hipmikimdo Bangun Ekonomi Mikro
    Dikeluhkan Bandara Sepi, Ini Tanggapan Direktur BIJB
    Wagub Jabar Ajak Kantor Pos Kerja Sama Pembayaraan Pajak Kendaraan Bermotor

    Editorial