web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Masih Ada Faskes Lalai Layani Pasien Darurat
    net Kartu Indonesia Sehat

    Masih Ada Faskes Lalai Layani Pasien Darurat

    • Selasa, 19 Desember 2017 | 08:10:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Pemerintah terus melakukan dan meningkatkan pembangunan fasilitas kesehatan (faskes). Khusus bagi warga kurang mampu telah disediakan bantuan berupa program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

    Namun, nampaknya sampai hari ini masih ada faskes yang ternyata tidak mengimbangi hal ini dengan pelayanan kesehatan yang baik.

    "Harus diakui, masih ada faskes yang memberatkan pasien darurat terkait persoalan administrasi bagi pasien darurat," ucap Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan, Kementerian Koordinato Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dr Sigit Priohutomo.

    Menurut sigit, semua faskes apakah itu rumah sakit pemerintah, RS swasta dan Puskesmas, harusnya selalu mengutamakan pasien darurat. Jika faskes tidak mengutamakan pasien darurat, kata Sigit, maka mereka sama saja telah melanggar UU No 36/2009 tentang Kesehatan.

    Dalam Pasal 32 ayat 1 disebutkan, "Dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta, wajib memberikan pelayanan kesehatan bagi penyelamatan nyawa pasien dan pencegahan kecacatan terlebih dahulu."

    Sigit menuturkan, seringkali rumah sakit lalai dalam melayani pasien darurat. Mereka menolak menangani pasien, meskipun SOP yang dikeluarkan Kemenkes sudah jelas menyatakan, bahwa siapapun yang datang ke fasilitas kesehatan, terlebih dalam keadaan darurat harus segera mendapatkan pelayanan medis.

    Kemenko PMK dalam hal ini akan melakukan langkah-langkah koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, khususnya dengan Kementerian Kesehatan untuk melakukan tindak lanjut terkait soal kejadian ini. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Dinkes Jabar Minta Masyarakat Waspada Antraks
    Potensi 286 T, Pemerintah Diminta Optimalkan Zakat
    Pemprov Jabar Tengah Kembangkan Aplikasi Layanan Kesehatan
    PZU Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Zakat
    Hawatir Terlantar, Dinsos Jabar Sediakan Rumah Singgah Tampung Eks BRSPDSN Wyata Guna

    Editorial