Kota Bandung Pertanyakan Larangan Tampil Peri-Sri

Kota Bandung Pertanyakan Larangan Tampil Peri-Sri

  • Jumat, 21 November 2014 | 22:35:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Bekasi - Atlet Dansa Kota Bandung Peri dan Sri Nurhayati secara mengejutkan dilarang tampil pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar XII/2014. Cabang olahraga Dansa sendiri mulai dipertandingkan di GSG Wibawa Mukti, komplek stadion utama Kabupaten Bekasi, Jumat (21/11).

Sebelumnya, berdasarkan surat Nomor 03/sah/XI/2014 perihal Atlet Dansa Kota Bandung tertanggal 13 November 2014, Tim Keabsahan Porda Jabar XII/2014 yang dibentuk KONI Jabar sudah menyatakan jika Peri dan Sri Nurhayati memenuhi persyaratan dan dinyatakan berhak mengikuti Porda Jabar XII/2014 dari kontingen Kota Bandung.

Berdasarkan surat tersebut, pasangan Peri-Sri pun sudah siap bertanding dan datang ke lokasi pertandingan di GSG Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jumat (21/11). Namun saat hendak membawa nomor pertandingan ke meja panitia, Peri dan Sri justru mendapatkan surat terkait pembatalan.

Dalam surat dengan nomor 08/sah/XI/2014 tertanggal 20 November 2014, Peri dan Sri justru dinyatakan tidak dapat menjadi peserta Porda Jabar XII/2014 di Kabupaten Bekasi. Alasannya, Peri dan Sri tidak mengikuti simulasi yang diadakan pada 22 Februari 2014.

"Keputusan ini sangat mengagetkan kita, tiba-tiba keluar surat yang menyatakan atlet kita Peri dan Sri tidak bisa tampil yang dikeluarkan oleh tim keabsahan. Padahal seminggu sebelumnya sudah ada surat yang menyatakan mereka berhak tampil," ujar Bidang Hukum dan Advokasi KONI Kota Bandung, Cece Muharam kepada wartawan di media center KONI Kota Bandung, Fave Hotel, Jababeka II, Kabupaten Bekasi, Jumat (21/11) malam.

Cece menambahkan, pihaknya akan melakukan verifikasi dan penjelasan kepada Tim Keabsahan Porda Jabar XII/2014 terkait dua surat berbeda yang dikeluarkan. Tak hanya itu, pihaknya pun mempertanyakan waktu diterimanya surat kedua yang menolak Peri dan Sri berlaga di Porda Jabar XII saat cabang olahraga sedang dipertandingkan.

"Ini ada apa? Kami mempertanyakan ini bukan semata-mata karena medali emas, tapi lebih kepada mental dari atlet yang sudah berlatih dan mempersiapkan diri untuk berlaga di Porda Jabar XII. Kalau toh mau bagi-bagi medali, kami sudah tutup mata sejak dulu karena sebagian besar atlet Dansa yang berlaga di porda saat ini adalah dari Kota Bandung. Porda ini ajang mencetak prestasi bukan untuk pemerataan lagi, kalau di single event sih tak masalah," tuturnya.

Cece pun berharap KONI Jabar sebagai regulator tertinggi olahraga di Jabar bisa lebih terbuka melihat persoalan yang terjadi. KONI Jabar pun diminta lebih tegas melihat persoalan jual beli atlet yang jelas-jelas terjadi di ajang Porda Jabar XII/2014.

"Kalau perlu medali yang diraih atlet bersangkutan dicabut dan dianulir. Itu sebagai hukuman administratif bagi atlet dan kota/kabupaten. Iya kalau atlet peraih medali itu bisa membela Jabar di PON XIX, kalau tidak kan jadi masalah," tegasnya.

Sementara itu, pada hari pertama cabang olahraga Dansa, Jumat (21/11), Kabupaten Garut meraih medali emas dari nomor latih (chacha) melalui pasangan Ranran dan Ira. Di nomor samba, tuan rumah Kabupaten Bekasi meraih medali emas mengalahkan Kabupaten Bogor dan Kota Bogor yang harus puas dengan raihan medali perak dan perunggu.

Kemudian di nomor rumba, medali emas diraih Kota Cirebon. Lalu di nomor pasodouble, Kota Bogor tampil sebagai yag terbaik dan berhak atas medali emas. Dan di nomor pertandingan terakhir di hari pertama yakni Jive, medali emas menjadi milik pasangan Kabupaten Sukabumi, Gianina Ayu Shinta dan Giovani Javana Wardha. (*)

Oleh: ageng rustandi / ang

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Libas Persipura 5-1, PSM Kokoh di Puncak Klasemen
Ribuan Siswa SMU di Bandung Saksikan Penutupan
NPCI SOLO: Pepernas XV/2016 Jawa Barat Luar Biasa
Hujan, Peserta Penutupan Peparnas Gunakan Mantel
Menteri Sosial Tutup Peparnas XV / 2016

Perolehan Medali Asian Games 2018

Tim Total Medali
1. China 289
2. Jepang 205
3. Korea Selatan 177
4. INDONESIA 98
Lihat Selengkapnya

Editorial


    Klasemen Liga Dunia

    Tim M Point
    1. Liverpool 12 34
    2. Leicester City 12 26
    3. Chelsea 12 26
    4. Manchester City 12 25
    Tampilkan Detail

    Klasemen Liga Indonesia

    Tim M Point
    1 Persib Bandung 3 9
    2 Bali United 3 7
    3 PSIS Semarang 3 6