web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pemerintah Ajak Swasta Ikut Percepat Pembangunan
    net Menko PMK Puan Maharani

    Pemerintah Ajak Swasta Ikut Percepat Pembangunan

    • Sabtu, 16 Desember 2017 | 06:51:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Pemerintah terus melakukan langkah inovasi dalam merancang skema pembiayaan yang lebih luas dengan tidak hanya mengandalkan anggaran dari APBN dalam membangun infrastruktur.

    Hal inilah yang mendorong pemerintah untuk bekerjasama dengan pihak swasta dan BUMN agar terlibat dalam mendanai infrastruktur atau mempercepat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dibutuhkan.

    Menteri Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani juga mengakui bahwa langkah ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara cepat, baik dalam jangka pendek maupun menengah.

    "Untuk mempercepat kemajuan pembangunan nasional dan pembangunan sumber daya manusia maka sinergi antara pemerintah, dan swasta sangat diperlukan," kata Menko Puan saat menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) 2017 di Hotel Radisson, Batam, Rabu (14/12/2017) lalu.

    Menurut Puan, keterlibatan swasta dalam percepatan pembangunan nasional menjadi hal yang sangat strategis. Mengingat, kata Puan, kapasitas APBN masih belum memadai untuk mempercepat pembangunan. “Masih sekitar 15 persen dari PDB, sementara 85 persen PDB lainnya itu bersumber dari kegiatan perbankan, ekonomi kerakyatan, industri termasuk swasta,” terang Puan.

    Menukil Hasil studi Dana Moneter Internasional (2014) menunjukkan, kenaikan investasi infrastruktur publik akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, baik jangka pendek maupun menengah. Satu persen kenaikan investasi infrastruktur publik di negara berkembang bakal meningkatkan output sebesar 0,1 persen pada tahun tersebut, dan 0,25 persen empat tahun kemudian. Ini menunjukkan bahwa keterlibatan swasta akan memberikan pengaruh positif terhadap pembangunan.

    Dalam hal ini, Puan juga menjelaskan bahwa saat ini pemerintah telah membangun tujuh pos lintas batas negara (PLBN) yaitu di kalbar (Entikong, Badau, Aruk), di NTT (Motaain, Motamasin, Wini), di Papua (Skouw). Karena itu, Puan juga berharap swasta bisa bermitra dengan Desa dan menjadikan Desa sebagai desa binaannya. "Misalnya 1 Perusahaan membina 5 Desa dengan Program tertentu, hal ini tentu akan memberikan manfaat bersama," Puan menjelaskan.

    Puan mengingatkan, bahwa pada 2018 ini, Indonesia akan menjadi tuan rumah ASIAN Games 2018. Ia pun mengajak swasta selain menjadi sponsor juga ikut serta dalam program Wisata, Kuliner, Shopping, UMKM, dan Pasca Event. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    KAI Raih Penghargaan Contact Center World 2018
    Ridwan Kamil Dorong Digitalisasi Koperasi
    Blibli.com Kembali Jaring Pengusaha Kreatif Muda
    Harga Telur Masih Mahal, yang Pecah Jadi Pilihan
    Bank bjb Optimistis Capai Target Labar Triwulan II
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Memilih
      Selamat Memilih

      PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.