web stats service from statcounter

Hot News

  • Gozo: 1 Poin Hasil Kerja Keras Semua Pemain
    Gozo: 1 Poin Hasil Kerja Keras Semua Pemain
    • 16 Oktober 2018 | 10:12:00 WIB

    GHOZALI Siregar tampil sebagai pahlawan yang menghindarkan Persib dari kekalahan oleh Persipura pada laga tandang Pekan 25 Liga 1 2018, Senin (15/10/2018).

Inspirasi

    Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali
    net

    Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali

    • Sabtu, 16 Desember 2017 | 03:37:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuarNews, Bandung - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencabut peringatan dini terjadinya tsunami seusai gempa bermagnitudo 7,3 di 85 Barat Daya Ciamis, Jumat (15/12/2017) pukul 23.47 WIB.

    Pengumuman pencabutan peringatan dini dikeluarkan Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia (InaTEWS), Sabtu (16/12/2017) pukul 02.26 WIB. Pengumuman resmi tertanda Berita-4 No: 1/warning/InaTEWS/X11/2017.

    "Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa kekuatan 6,9 SR tanggal 15-Dec-17 23:47:58 WIB dinyatakan telah berakhir," demikiakn keterangan resmi yang dirilis BMKG.

    "Jadi kami dari BMKG menyatakan peringatan tsunami akibat dari gempa 6,9 SR sudah kami akhiri," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta.

    Dwikorita juga meminta kepada BNPB di daerah untuk memberitahukan kepada warganya bahwa potensi tsunami telah dicabut dan memperbolehkan untuk kembali ke rumah masing-masing. "Apabila peringatan berakhir akan memerintahakan warga untuk kembali ke tempat masing-masing," ucap dia.

    Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho juga turut menginformasikan pencabutan peringatan dini tsunami lewat akun Twitter @Sutopo_BNPB.

    "Peringatan dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa mag:6.9 SR, tanggal: 15-Dec-17 23:47:58 WIB, dinyatakan telah BERAKHIR pada 16/12/2017 pukul 02.30 WIB. Masyatakat dihimbau untuk pulang ke rumah masing-masing dengan tenang. Cek kondisi rumah sebelum masuk," tulis Sutopo.

    Gempa terjadi di selatan Pulau Jawa, Jumat (15/12/2017), sekitar pukul 23.47 WIB, terasa mengguncang hampir seluruh wilayah di Jabar. Situs BMKG mencatat gempa bermagnitudo 7,3 terjadi di 8,03 derajat Lintang Selatan dan 108,04 derajat Bujur Timur atau 43 km dari arah barat daya Kabupaten Tasikmalaya. Pusat gempa berada di kedalaman 105 km. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini terhadap tsunami di daerah pesisir selatan Pulau Jawa. Peringatan tersebut sempat membuat masyarakat panik.

    Warga Pesisir Selatan Tasikmalaya sampai ke daerah Pangandaran langsung mengungsi ke daerah yang lebih tinggi atau pegunungan di sekitarnya pasca-terjadi gempa berpotensi tsunami, Sabtu (16/12/2017) dini hari. Warga pesisir juga langsung berbondong-bondong menyelamatkan diri membawa serta anak keluarganya ke jalur pengungsian.

    Seorang Warga Ciamis Tewas
    Dilaporkan BNPB, gempa kali ini mengakibatkan seorang meninggal dunia. Korban bernama Hj Dede Lutfi (62) warga Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya Ciamis. Dede meninggal dunia akibat tertimpa bangunan yang roboh. "Satu meninggal tertimpa bangunan dan dua luka-luka di Ciamis," kata Sutopo dalam wawancara di televisi swasta nasional, Sabtu (16/12/2017) dini hari.

    BNPB juga mencatat banyak rumah dan bangunan rusak di sejumlah daerah. Antara lain di Kabupaten Pangandaran, terdapat 3 rumah rusak berat dan 3 lainnya rusak ringan. Kerusakan bangunan baik roboh maupun rusak ringan juga terjadi di Desa Gunungsari. "Beberapa kerusakan rumah juga di Kecamatan Cimerak, Kecamatan Pangandaran dan Kecamatan Sidamulih," ucap Sutopo. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Jabar Butuh 1.500 Penerbangan untuk Layani Umrah
    Emil Ingin Jabar Jadi Provinsi Kopi Terbaik Dunia
    Ngopi Saraosna Gratis Sambil Nikmat Hiburan
    Festival Ngopi Saraosna Vol 6 Resmi Dibuka
    Netralitas ASN Isu Penting dalam Pemilu 2019
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google