web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Jabar Diguncang Gempa, Warga Diimbau Jauhi Pantai

    Jabar Diguncang Gempa, Warga Diimbau Jauhi Pantai

    • Sabtu, 16 Desember 2017 | 01:58:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Gempa bumi mengguncang hampir seluruh wilayah Jabar, Jumat (15/12/2017) sekitar pukul 23:47 WIB.

    Gempa diperkirakan berkekuatan 7.3 SR berpusat di laut 43 Kilometer Barat Daya, Kabupaten Tasikmalaya.

    Merespons guncangan gempa tersebut, Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung mengimbah masyarakat pesisir untuk menjauhi bibir pantai. Pasalnya, di beberapa wilayah pantai selatan, gempa berpotensi menyebabkan tsunami.

    "Khusus masyarakat sekitar pantai selatan Jawa Barat, agar menjauhi pantai.Jika potensi tsunami sudah berakhir, akan kami infokan selanjutnya," kata Humas Basarnas Bandung Joshua Banjarnahor, Sabtu (16/12/2017) dini hari.

    "Titik gempa ada dua, di Sukabumi dan Tasikmalaya. Tim Rescue dan potensi SAR telah dipersiapkan di Tasikmalaya, Pangandaran dan Garut," sambungnya.

    Joshua menginformasikan, Terdapat beberapa kali gempa susulan di sepanjang pantai selatan, Garut hingga Cilacap. Kabar yang beredar, di daerah Cipatujah air laut mulai surut. Untuk itu, Joshua meminta masyarakat menjauhi semua pantai.

    "Info dari radio RPU Cikuray, di daerah Cipatujah, air laut mulai surut," ucap Joshua. Pihak penyelamat dan pihak terkait lainnya sedang melakukan pemantauan di lapangan. SAR sudah berkoordinasi dengan pihak BMKG dan pihak lainnya.

    Gong Xi Fa Chai

    http://www.bmkg.go.id

    BMKG sendiri melalui situs resminya merilis, bahwa gempabumi tektonik yang mengguncang wilayah Sukabumi berpotensi tsunami. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi terjadi pada pukul 23:04:39 WIB dengan kekuatan M=4.5 Skala Richter dengan episenter terletak pada koordinat 7.29 LS dan 106.69 BT, tepatnya pada jarak 48 Km Barat Daya Sukabumi pada kedalaman 50 km.

    Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan dirasakan di Wilayah Sukabumi dan sekitarnya. Berdasarkan laporan masyarakat, gempabumi dirasakan di daerah Jampang dan Surade I SIG-BMKG (I-II MMI), Namun demikian hingga saat ini belum ada laporan adanya kerusakan.

    Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempabumi ini merupakan gempabumi kedalaman dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia yang mengakibatkan deformasi batuan.

    "Hasil monitoring BMKG hingga saat ini menunjukkan belum terjadi gempabumi susulan. Untuk itu, kepada masyarakat di daerah wilayah Sukabumi Jawa Barat dan sekitarnya dihimbau agar tetap tenang," demikian pernyataan resmi yang disampaikan Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan Joko Siswanto.

    Beberapa wilayah di Jabar, bahkan status ditetapkan Siaga, yakni Ciamis, Tasikmalaya. Sementara Cianjur-Sindangbarang, Garut, dan Sukabumi-Ujunggenteng berstatus Waspada. Pemerintah di daerah berstatus Siaga diharapkan memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi. Sementara di daerah berstatus Waspada diharapkan memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Emil Minta Program Keagaamaan Terus Dilanjutkan
    Diperiksa 21 Jam, Status Inneke Masih Saksi
    PPBN Pramuka Bentuk Generasi Muda Patriotik
    Proyek Bendungan Leuwikeris Paket 1 Sudah 30%
    Pemprov Cairkan Bonus untuk Atlet Paralimpik
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Memilih
      Selamat Memilih

      PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.

      Advertisement On Google