web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Mulai Tahun Depan Kota Bandung Terapkan GIS Maps
    net Wali Kota Bandung Ridwan Kamil

    Mulai Tahun Depan Kota Bandung Terapkan GIS Maps

    • Selasa, 12 Desember 2017 | 06:36:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Pemkot Bandung menerima hibah aplikasi Geographic Information System (GIS) Maps terbaru Bank Pembangunan Asia.

    Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, Pemkot Bandung menjadi salah satu dari sepuluh kota di dunia yang menerima bantuan tersebut. Aplikasi tersebut dinilai dapat memaksimalkan e-musrenbang Kota Bandung.

    Aplikasi tersebut akan menjadi tempat untuk menginput keluhan warga yang langsung dengan peta area yang dipersoalkan, seperti soal kurangnya pasolan air bersih, wilayah kumuh, tingginya kejahatan, dan perhatian manula.

    "Jadi warga bisa menginput data tentang keluhannya dan masukannya, sehingga bisa dibaca oleh Pemkot Bandung berdasarkan peta. peta tersebut juga memberikan input kepada pemkot untuk mengambil keputusan perencanaan lebih baik," ungkap Emil di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum Kota Bandung, Senin (11/12/2017).

    Dengan aplikasi tersebut, kata Emil, anggaran akan lebih efisien karena persoalan lebih terpeta. Mengingat masalah yang ada di setiap wilayah berbeda-beda.

    "Seperti PIPPK yang dipukul rata setiap RW sama yakni Rp100 juta padahal kondisi dan permasalahannya berbeda-beda. Karena biasanya kalau perencanaan dan pembiayaan tanpa data yang akurat maka kurang efisien," katanya.

    Emil menilai, dengan aplikasi tersebut maka perencanaan Kota Bandung dapat lebih berhemat ratusan miliar karena data yang lebih akurat. Dengan demikian, maka anggaran yang dikeluarkan akan sesuai dengan jumlah yang diperlukan.

    Selain itu, ke depan warga Kota Bandung yang mengadu atau komplain tentang kemacetan dan lainnya, bisa melalui aplikasi GIS Maps.

    "Jadi nanti tiap hari akan ada peta titik probelatik setiap harinya sehingga bisa di monitor lebih baik, dan meminimalisir laporan palsu, sehingga nanti di musrembang bisa di peta kan lebih jelas apakan warga lebih membutuhkan air bersih atau jalan yang rusak," tandasnya.

    Teknologi dari Swiss dan Singapura tersebut, rencananya akan mulai diaplikasikan pada awal 2018 nanti. "Diupayakan selesai di triwulan pertama di tahun 2018 sehingga bisa dipakai dan digunakan untuk perencanaan pembangunan yang lebih efisien dan lebih murah," ungkapnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Polisi Takkan Tutup Rute West Java Marathon
    Benny Bachtiar Ditunjuk Jadi Sekda Kota Bandung
    Kota Bandung Raih 2 Penghargaan dari Kemenpar
    Perwakilan Bank Dunia Kunjungi Kota Bandung
    Mang Oded Komitmen Sejahterakan Guru TKQ-TPQ
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Memilih
      Selamat Memilih

      PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.

      Info Kota

      Pilwalkot Bandung 2018