web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    1.000 Desa Program Padat Karya Tunai Ditetapkan
    kemenkopmk Nyoman saat memimpin rakor

    1.000 Desa Program Padat Karya Tunai Ditetapkan

    • Jumat, 8 Desember 2017 | 06:25:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Setelah melakukan rapat koordinasi (rakor) secara maraton, pemerintah akhirnya menetapkan 1.000 desa di 100 kabuparen/kota prioritas penerima dana untuk program padat karya tunai (cash).

    Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Kawasan Kemenko PMK, I Nyoman Shuida mengungkapkan, penetapan lokasi padat karya sudah selesai yakni di 100 kabupaten dan 1.000 desa yang telah disusun bersama oleh Bappenas, TNP2K dan Kemenko PMK.

    Ke-100 kabupaten/kota prioritas itu tersebar di seluruh Tanah Air. Di Jawa-Bali ada 39 kabupaten/kota prioritas, Sumatera 17 kabupaten/kota, Kalimantan 5 kabupaten, Sulawesi 9 kabupaten/kota, Maluku-Papua 11 kabupaten/kota, dan Nusa Tenggara 39 kabupaten/kota prioritas. Nyoman optimistis dengan penetapan ini program padat karya tunai bisa dijalankan tepat rencana, yakni awal 2018.

    Dia menuturkan, panjangnya pembahasan penetapan lokus desa penerima program padat karya tunai, karena alotnya menetapkan kriteria desa calon penerima program. Di antaranya berdasarkan desa dengan tingkat stunting tinggi, desa dengan angka kemiskinan tinggi atau desa yang mebjadi kantong TKI.

    "Sebenarnya penetapan lokasi padat karya tidak sulit. Hanya penentuan kriterianya yang memerlukan persetujuan kementerian lain. Contoh lokasi padat karya diarahkan pada desa dengan kasus stunting yang tinggi, desa dengan tingkat kemiskinan tinggi, angka pengangguran tinggi atau kantong-kantong pengirim TKI dan sebagainya. Ini yang memerlukan waktu pembahasannya," tutur Nyoman di Jakarta, Kamis (7/12/2017).

    Sebelumnya, Nyoman minta penyampaian data program, kegiatan dan anggaran K/L di 100 kabupaten/kota atau 1.000 desa percontohan padat karya tunai sudah di perbaharui pada 6 Desember 2017, dan launching dijadwalkan pada 12 Desember 2017.

    Dia berharap dalam pekan ini kementerian maupun lembaga dapat menyampaikan data serta informasi kegiatan yang beririsan dengan lokasi 100 kabupaten/kota atau 1.000 desa maupun kegiatan di luar 100 kabupatan/kota atau 1.000 desa juga dapat segera disampaikan. Harapannya, agar program padat karya ini bisa diwujudkan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dan program ini dapat berjalan dengan ketentuan-ketentuan yang sudah berlaku.

    Seperti diberitakan, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo memastikan dana desa 2018 meningkat dua kali lipat dari Rp 60 triliun menjadi Rp 120 triliun. "Desa akan turut mendapatkan tambahan dana dengan catatan program prioritas kementerian dilaksanakan," kata Eko.

    Adapun 4 program itu, yakni penerapan Program Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades), pembangunan embung, pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan pembangunan sarana olahraga desa.

    "Keempat program prioritas itu telah dirancang untuk membantu pertumbuhan perekonomian di perdesaan. Insyaallah dalam waktu yang tak sampai 2 tahun sudah tidak ada lagi desa tertinggal," ujar Eko. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Puan: PKH Jangan Dipakai Jajan atau Beli Pulsa
    Perpres Dana Abadi Pendidikan Segera Dituntaskan
    Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali
    Jabar Diguncang Gempa, Warga Diimbau Jauhi Pantai
    Menko PMK Minta Penyusunan Buku Dicek dan Ricek
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google