web stats service from statcounter

Gedung Sate

    Hot News

    Inspirasi

      Nasdem-PKB Dukung Emil Gelar Konvensi Cawagub
      net Cagub Ridwan Kamil

      Nasdem-PKB Dukung Emil Gelar Konvensi Cawagub

      • Kamis, 7 Desember 2017 | 08:22:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Partai Nasdem dan PKB sepakat menyerahkan prose pemilihan calon wakil gubernur (cawagub) yang akan mendampingi calon gubernur (Cagub) Ridwan Kamil pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018 mendatang.

      Kedua partai ini akan mendukung penuh jika Emil menggunakan mekanisme konvensi untuk memilih pendampingnya.

      Ketua DPW Partai NasDem Jabar Saan Mustopa mengatakan, dirinya bersama Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda dan Ketua DPW PPP Jabar Ade Munawaroh akan menemui Emil untuk memastikan hal tersebut.

      "Kami ingin bertemu Kang Emil dulu, untuk memastikan proses pemilihan calon wakil gubernur ini nantinya seperti apa. Ini juga kami baru bertemu," kata Saan seusai menggelar pertemuan dengan Syaiful Huda dan Ade Munawaroh di Hotel Papandayan, Jalan Gatot Subroto Kota Bandung, Rabu (6/12/2017).

      Saan menilai mekanisme konvensi atau musyawarah positif agar lebih meyakinkan Emil dalam menentukan pendampingnya. "Karena dengan mendengarkan masukan dari tokoh-tokoh Jawa Barat, dari masyarakat juga, sangat bagus masukan buat Ridwan Kamil," ucap Emil.

      Jika menggunakan cara konvensi, Saan meminta peserta konvensi dibatasi, yakni hanya dari partai pengusung, dan harus mendapatkan rekomendasi dari masing-masing pimpinan pusat seperti PPP, PKB, dan Golkar, atau Nasdem. Pembatasan peserta ini untuk mempermudah proses konvensi. Sejauh ini, PPP resmi mengajukan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, lalu PKB menyodorkan Syaiful Huda, dan Golkar menawarkan Daniel Muttaqien.

      Menurut Saan, semua cawagub dari partai pengusung memiliki kualitas mumpuni untuk menjadi pendamping Emil, karena merupakan kader terbaik partai yang juga bisa memenuhi harapan masyarakat. Sedangkan untuk panelis konvensi, ujar Saan, harus memiliki integritas yang baik agar penilaiannya objektif. Saan pun meminta penguji tidak memiliki afiliasi dengan salah satu partai. "

      Yang benar-benar independen. Yang tidak terkait dengan partai apapun, supaya benar-benar clear. Jangan sampai ada yang meragukan independensinya," tegas Saan.

      Sedangkan Sayiful Huda mengatakan,rencana konvensi merupakan ide Emil. Sebagai partai pengusung, pihaknya memberi keleluasaan dalam memilih cawagub. "Termasuk ketika dengan musyawarah konvensi ini, kita serahkan keputusannya ke Kang Emil," kata Syaiful.

      Berbeda dengan Nasdem dan PKB, Ade Munawaroh berharap Emil segera memilih cawagub tanpa konvensi. Menurutnya, hanya Emil sendiri yang mengetahui sosok yang dibutuhkan untuk mengisi posisi wakilnya.
      "Saya berpikir, kenapa harus konvensi. Yang menentukan kan orangnya sendiri. Ibarat cari jodoh," ucap Ade.

      Ade pun setuju dengan pernyataan Ketua Umum DPP PPP yang mengancam akan menarik dukungan jika Emil tak memilih kadernya sebagai cawagub. "Yang jelas PPP sudah memasangkan kader (Uu Ruzhanul Ulum) dengan Ridwan Kamil. Kita akan mati-matian memperjuangkan kader sendiri," tandasnya. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Ini Pemenang Pilkada Serentak 2018 di Jabar
      KPU Jabar Optismistis Tak Ada Gugatan ke MK
      Partisipasi Pemilih Meriah, KPU KBB Semringah
      Hengky Banjir Ucapan Selamat di Antaranya dari SBY
      Cabup KBB Nomor Urut Satu Elin, Tunggu Hasil KPU
      Berita Terdahulu

      Editorial

      • Dirgahayu Republik Indonesia
        Dirgahayu Republik Indonesia

        PADA 17 Agustus 2018, Indonesia merayakan hari kemerdekaannya yang ke-73 tahun. Memeringati terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan.

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018