web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Wirausaha Baru Harus Siap Songsong Era Digital
    net Demiz saat meninjau stan Festival Wirausaha Baru

    Wirausaha Baru Harus Siap Songsong Era Digital

    • Kamis, 7 Desember 2017 | 06:27:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Wakil Gubernur (Wagub) Jabar Deddy Mizwar meminta para wirausaha muda siap menghadapi era digital.

    Demiz mengungkapkan, teknologi digital saat ini merupakan elemen penting yang dapat diperhitungkan untuk meningkatkan pemasaran produk. Jadi pada saat proses pemasaran, dengan cepat pengusaha dapat memasarkan prouknya hingga tersebar luas.

    Meskipun dalam perjalanannya teknologi digital ini memberikan kemudahan, disisi lain juga bisa disalahgunakan untuk hal-hal yang kurang baik dan kurang bermanfaat. Karena itu dalam penggunaannya harus dilakukan secara bijak tanpa merugikan pihak lain.

    "Kan kalau pakai cara konvesional itu membutuhkan waktu yg lama dan biaya besar. Jadi dengan memanfaatkan teknologi digital pemesanan bisa lebih cepat, upaya promosi juga bisa lebih luas lagi. Selain itu pengusaha juga bisa mendisplay produknya tanpa biaya besar, serta terjalinnya networking yang luas. Orang tinggal klik jadi bisa tau apa produk-produk yang dijual," ungkap Demiz saat membuka Festival Wirausaha Baru 2017 di Gedung Bale Asri Pusdai Jabar, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Rabu (6/12/2017)

    Bertemakan 'Wirausaha Baru Siap Menyongsong Era Digital', Demiz berharap acara ini dapat menjadi ruang untuk berbagi pengalaman dan konsultasi untuk memperkuat eksistensi dan perkembangan usaha.

    "Dengan tema ini berarti kita harus bisa memanfaatkan teknologi, termasuk oleh para Wirausaha Baru (WUB). Jadi Wirausaha Muda zaman now harus siap menyongsong era digital dong," tandas Demiz.

    "Teknologi ini tidak bisa dihindari dari kehidupan kita, yang penting bagaimana memanfaatkan teknologi ini untuk hal yang posistif," sambungnya.

    Demiz pun menyemangati para wirausaha baru. "Bangkitlah kalian lebih banyak dari kejatuhan kalian. Jadi kalau kita jatuh sekali bangkit 2 kali, jatuh 10 kali bangkit 100 kali, begitupun seterusnya," ujar Demiz.

    Demiz mengatakan, Jabar masih memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri kreatif. Pasar industri kreatif Jabar, kata Demiz, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Dari hasil ekspor tersebut, Jabar memiliki oeran cukup besar di industri kreatif.

    "Di era industri kreatif, menghasilkan Rp117 triliun setiap tahun untuk ekspor. Sebagian besar ekspor ke Amerika, Jepang, Korea Selatan. Itu ekonomi kreatif kita (Indonesia)," ujarnya.

    Festival yang digelar selama 2 hari mulai 6-7 November 2017 ini mengikutsertakan gelar produk/pameran, yang terdiri dari 30 stan untuk 30 angkatan wirausaha baru, serta 15 stan pendukung penguatan usaha.

    Juga ada penandatanganan kerja sama (MoU) antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar dengan 6 institusi terkait rencana pengembangan SDM/WUB di Jabar, yaitu Balai Besar Tekstil (BBT), Balai Besar Lembang (Balai Latihan Kerja), Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Kantor Pos Pusat Regional Bandung, Politeknik Pos, dan blibli.com. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemerintah Ajak Swasta Ikut Percepat Pembangunan
    Pemerintah Genjot Pembangunan Infrastruktur
    Bio Farma Jadwal Ulang Eskpor Vaksin Difteri
    PT SBL-BTN Syariah Gulirkan Dana Talang Umrah
    Vaksin Indonesia Dibutuhkan di Banyak Negara Islam
    Berita Terdahulu

    Editorial