Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Kebutuhan Pokok Jelang Tahun Baru Aman
    net Mendag Enggartiasto saat sidak ke Pasar Kosambi

    Kebutuhan Pokok Jelang Tahun Baru Aman

    • Selasa, 5 Desember 2017 | 08:49:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan, persediaan berbagai kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) menjelang libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 dalam konsidi aman.

    Sejauh ini, kata Engar, tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan .
    "Stok yang tersedia semuanya aman dan jumlah perputaran masih normal. Daging masih normal, kemudian ayam memang ada kenaikan sedikit, tapi saya masih mentolelir. Dari peternak juga ada penyesuaian, tapi stok berlimpah," ujar Enggartiasto saat sidak ke Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Senin (4/12/2017).

    Dalam sidang yang didampingi Dirjen Kemendag, jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar, Kadivre Bulog Jabar, serta PD Pasar Bermartabat Kota Bandung, Enggar memantau beberapa harga Kepokmas seperti beras, daging ayam, serta sayur-sayuran. Enggar pun berbincang dengan sejumlah pedagang memastikan stok yang tersedia aman.

    "Jelang Natal dan Tahun Baru aman. Daerah lain juga aman, karena kami sudah kirim beberapa eselon satu ke beberapa daerah terutama daerah-daerah yang tahun ke tahun konsumsinya tinggi," ujar Enggar.

    Dari hasil pemantauannya, selain daging ayam yang mengalami kenaikan, beras medium juga terjadi kenaikan, namun masih dalam tahap wajar. Di Pasar Kosambi, harga ayam ras berada di posisi Rp 32.000/kg, beras medium Rp 10.000/kg, beras premium Cianjur Pandanwangi Rp 11.000/kg, telur Rp 24.000/kg, gula pasir Rp12.000 dan minyak goreng curah Rp12.000 per kg.

    Meski begitu, pemerintah tetap melakukan upaya antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan harga. Ia memerintahkan Bulog di setiap daerah untuk melakukan operasi pasar.

    "Sekarang operasi pasar yang kita lakukan. Kita minta Bulog untuk semakin intens di semua pasar dan minta segera masuk ke toko-toko ke outlet. Bulog akan tetap di depan, ini dalam rangka stabilisasi harga untuk tidak ada permainan atau gejolak harga," tandasnya.

    Untuk lebih memastikan ketersediaan Kepokmas saat Natal dan tahun baru tersedia, Enggar telah melakukan koordinasi bersama dinas-dinas di daerah. "Komunikasi kita dengan seluruh dinas provinsi di Indonesia, posisinya tidak ada gejolak, posisinya aman," terangnya.

    Operasi Pasar Murah Bulog

    Pada kempatan tersebut, Kepala Subdivre Bulog Bandung Raya, Rasiwan mengatakan, pihkany menggelar operasi pasar murah di dua pasar, yakni Pasar Kosambi dan Caringin dalam rangka menjaga kestabilan harga jelang libur Natal dan Tahun Baru 2017.

    "Dua pasar ini mewakili analisa harga, karena kita mobile untuk bisa mengakses semua pasar yang ada di Kota Bandung," ujar Rasiwan.

    Kedua pasar tersebut dipilihnya karena mewakili segmen konsumen. Pasar Kosambi untuk masyarakat di pusat kota, sementara Pasar Caringin mewakili konsumen Cimahi dan Kabupaten Bandung.

    Meski begitu, tidak menutup kemungkinan di pasar-pasar lain di Bandung raya akan dilakukan operasi pasar murah jika terjadi gejolak harga. "Operasi pasar murah akan dilakukan hingga akhir Desember, di pasar lain kita akan lakukan penetrasi, koordinasi dengan pihak PD Pasar pergerakan harganya seperti apa," katanya.

    Dalam operasi pasar murah tersebut, Bulog menyiapkan berbagai jenis beras. Untuk beras medium dijual Rp8.500 hingga 9.300, dan beras premium Rp11.300 per kg. Harga tersebut tidak terlalu jauh dengan yang dijual pedagang pasar. Beras premium dihargai Rp9.000- 10.000, sementara beras premium Rp12.500 per kg.

    Menurutnya, operasi pasar murah ini tidak akan mengganggu aktivitas pedagang di pasar, namun lebih kepada menjaga momen libur akhir tahun yang konsumsinya meningkat.
    "Harga di Divre sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Jadi tidak terlalu jauh dengan harga di pasar. Ini hanya menjaga momen-momen besar," tandasnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Gemar Ternak Hewan, Zulkarnain Sukses Kembangkan Perternakan Ayam Telur Kampung
    Ketua YKP Bank bjb: RUPS Luar Biasa Art Deco Sudah sesuai AD/ART
    Pempov Jabar Terus Tingkatkan Kesejahteraan para Peternak Ayam Petelur
    Nikmati Gayamu Bersama Produk Terbaru realme
    Jaga UMKM di Tengah Pandemi Covid-19, Bio Farma Salurkan Pinjaman Modal Usaha
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads