web stats service from statcounter

Hot News


  • Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    • 17 September 2019 | 17:33:00 WIB

    PULUHAN mahasiswa yang tergabung dalam Poros Revolusi Mahasiswa Bandung melakukan unjukrasa menolak Revisi UU KPK di depan Gedung DPRD Jawa Barat.

Inspirasi


    Jokowi Yakin Danau Retensi Bisa Tanggulangi Banjir
    net Presiden Jokowi meninjau proyek danau retensi

    Jokowi Yakin Danau Retensi Bisa Tanggulangi Banjir

    • Selasa, 5 Desember 2017 | 07:26:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan proyek kolam retensi di Cieunteung, Baleendah, Kabupaten Bandung, seusai meresmikan Jalan Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja), Senin (4/12/2017).

    Jokowi meyakini pembangunan kolam retensi dan terowongan saluran air bisa mengurangi banjir tahunan di Baleendah, Bojongsoang, dan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung.

    Presiden mengatakan, kolam retensi di kawasan langganan banjir tersebut ditargetkan akan selesai pada 2018. Setelah kolam retensi rampung, kemudian akan dilanjutkan dengan membangun terowongan air. Menurutnya, itu merupakan solusi atas banjir tahunan di Kabupaten Bandung.

    Setelah kolam retensi dan terowongan rampung, sambung Jokowi, pemerintah akan mengintensifkan penataan kawasan hulu sampai hilir Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dengan normalisasi sungai. Menurutnya, keterpaduan pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat penting dalam penataan DAS Citarum ke depannya.

    “Mungkin Januari 2018 kita akan mulai besar-besaran dari hulu sampai ke hilir,” tandas Jokowi.

    Dia menegaskan, pemerintah bakal fokus dulu ke penanganan DAS Citarum. Bila dirasakan tahapannya sudah benar, akan dilanjutkan ke aliran sungai lainnya. Menurutnya, kerusakan lingkungan ada kaitannya dengan banjir yang terjadi di beberapa daerah, utamanya bila terkait dengan penataan DAS Citarum.

    Karena itu, penanaman di daerah hulu harus betul-betul diperhatikan, baik oleh kementerian terkait maupun pemerintah daerah. Selain kerusakan alam, faktor cuaca ekstrem juga turut berperan. “Secara konkret kita harus nanem betul-betul di hulu,” tuturnya. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Bupati Resmikan Jalan Cijagra-Bojongsari-Rancaoray
    Kiky: BPNT Jangan Jadi Komoditas Bisnis
    Ojol dan Opang Berdamai Pasca-Bentrok di Cikoneng
    4 Orang Jadi Tersangka dalam Bentrok Opang-Ojol
    Polisi Kejar Pelaku Penganiayaan Ojol di Cikoneng

    Editorial


      Info Kota