web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Tarif Jalan Tol Soroja Dipatok Rp 6.500-7.000
    net Bagus Medi Suarso memberikan penjelasan

    Tarif Jalan Tol Soroja Dipatok Rp 6.500-7.000

    • Selasa, 5 Desember 2017 | 01:53:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Seusai diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Senin (4/12/2017), masyarakat sudah bisa menggunakan Jalan Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja).

    Pada sepekan ke depan, para pengguna bisa menggunakan jalan tol secara gratis, karena masih ada beberapa gerbang tol yang masih belum dilengkapi alat penunjang jalan tol seperti mesin pembayaran di 4 gerbang, yakni GT Margaasih (Timur-Barat) dan Kutawaringin (Timur-Barat). Akses masuk dan keluar baru bisa dilayani dari askes Pasirkoja di Ruas Tol Padaleunyi KM 132 dan Gerbang Tol Soreang.

    "Intinya kalau dari dan ke Soreang bisa sementara yang lain belum. Kami masih gratiskan untuk warga. Kalau dari arah Bandung keluar Soreang bisa, cuman untuk Margaasih dan Katapang (Kutawaringin) masih belum bisa," ungkap Dirut PT Citra Marga Lintas Jabar Bagus Medi Suarso di sela-sela peresmian Jalan Tol Soroja di Gerbang Tol Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (4/12/2017).

    Bagus menegaskan, selama sepekan ke depan warga tidak akan dipungut biaya sepeserpun saat melintas di tol Soroja. Bagus menyebutkan perkirakan tarif sebesar Rp6.500 hingga 7.000 tersebut masih menunggu pengesahan dari Kementerian PU PR.

    "Belum keluar untuk tarif masih dibicarakan antara Rp6.500-7.000, tapi masih dikaji pemerintah dari BPJT nanti di tandatangani oleh Kemen PU PR," kata Bagus.

    grafis: pikiran-rakyat.com

     

    Soal kesiapan 4 exit tol yang masih belum bisa digunakan, menurut Bagus, kedua gerbang tol tersebut akan bisa digunakan pada 1-2 minggu ke depan.

    "Kalau golongan I dari Soreang sudah bisa. Cuman memang untuk gerbang Marga Asih dan Katapang (Kutawaringin) belum karena tol ini terkoneksi dengan 4 jalan tol lain , Jakarta, Cikampek, Cileunyi, Cipali," jelasnya.

    "Paling 1-2 minggu. Tapi kita coba, mudah-mudahan alatnya sudah ada dan bisa dikejar dengan cepat. Kita kejar peralatan tolnya untuk segera dipasang," tandas Bagus. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemerintah Ajak Swasta Ikut Percepat Pembangunan
    Pemerintah Genjot Pembangunan Infrastruktur
    Bio Farma Jadwal Ulang Eskpor Vaksin Difteri
    PT SBL-BTN Syariah Gulirkan Dana Talang Umrah
    Vaksin Indonesia Dibutuhkan di Banyak Negara Islam
    Berita Terdahulu

    Editorial