web stats service from statcounter

Gedung Sate

    Hot News

    Inspirasi

      PPP Desak Emil Segera Pilih Cawagub
      net Emil saat menerima SK rekomendasi dari PPP Jabar

      pilgub jabar 2018

      PPP Desak Emil Segera Pilih Cawagub

      • Sabtu, 2 Desember 2017 | 07:26:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - PPP mendesak calon gubernur (cagub) Jabar Ridwan Kamil untuk segera menentukan sendiri calon wakil gubernur (cawagub) yang akan mendampinginya pada Pilgub Jabar 2018.

      Ketua Bidang Pemenangan Jabar DPP PPP Dayat Hidayat mengatakan, Emil tidak perlu melakukan konvensi atau beuty contest untuk memilih cawagub. Pasalnya, saat ini waktu semakit mepet karena masa pendaftaran pasangan calon ke KPU Jabar hanya tinggal hitungan hari, yakni pada 8 Januari mendatang.

      Kendati demikian, PPP tidak lagi keukeuh untuk memaksa Emil bersanding dengan kadernya yang juga Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum. Partai berlambang kakbah tersebut menyerahkan sepenuhnya kepada Emil untuk menentukan sendiri pendampingnya.

      PPP, ujar Dayat, memang berharap Emil memilih Uu, namun keputusan ada di tangan Emil sebagai cagub. Karena selain PPP, ada juga partai lain di koalisi yang menginginkan kadernya menjadi pendamping Emil. Yakni dari Golkar yang menyodorkan Daniel Muttaqien dan PKB yang memunculkan nama Syaiful Huda. Semua semuanya berkeras hati, maka tidak akan pernah menemui titik temu. "PPP harga mati ingin Kang Uu, begitu juga Golkar. Jadi enggak akan ketemu," kata Dayat, Jumat (1/12/2017).

      Dayat juga berharap, dengan memilih pendampingnya sendiri, Emil bisa lebih objektif dan sesuai dengan kriterianya. "Kalau konvensi, siapa yang memberi penilaian bahwa calon ini disukai atau tidak disukai Kang Emil?" ucapnya.

      Karena itu, Dayat mendorong Emil untuk berani menggunakan hak prerogatif sebagai cagub untuk memilih cawagub. "Ini harus diselesaikan Kang Emil. Siapa yang cocok menurut dia dan siapa yang ratingnya paling baik berdasarkan survei," tandas Dayat.

      Namun kalaupun memilih cara konvensi, Dayat mendesak untuk dilakukan segera. Karena sisa waktu masa pendaftaran ke KPU tinggal sediikit lagi. "Kalau memang diadakan konvensi, sebaiknya dipercepat. Bisa dilakukan oleh pihak yang independen. Itu bisa menyelesaikan dan mengeliminir ketidakpuasan partai, karena itu jadi pilihan masyarakat," tandas dia. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Ini Pemenang Pilkada Serentak 2018 di Jabar
      KPU Jabar Optismistis Tak Ada Gugatan ke MK
      Partisipasi Pemilih Meriah, KPU KBB Semringah
      Hengky Banjir Ucapan Selamat di Antaranya dari SBY
      Cabup KBB Nomor Urut Satu Elin, Tunggu Hasil KPU
      Berita Terdahulu

      Editorial

      • Dirgahayu Republik Indonesia
        Dirgahayu Republik Indonesia

        PADA 17 Agustus 2018, Indonesia merayakan hari kemerdekaannya yang ke-73 tahun. Memeringati terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan.

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018