web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Waspadai Angin Kencang dari Silkon Tropis Dahlia
    net Pohon tumbang menimpa mobil di Cikole Lembang

    Waspadai Angin Kencang dari Silkon Tropis Dahlia

    • Jumat, 1 Desember 2017 | 06:10:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Warga, khususnya di wilayah Bandung dan sekitar perlu meningkatkan kewaspadaan terkait serangan angin kencanag yang merupakan dampak dari badai Silkon Tropis Dahlia.

    Sepanjanga Kams (30/11/2017) kemarin, sejumlah kejadian akibat angin kencang terjadi di wilayah Bandung, seperti pohon atau reklame tumbang dan puting beliung
    Di Kota Bandung, sejumlah pohon bertumbangan, seperti di daerah Jalan Surapati dan Jalan Supratman. Angin menumbangkan pohon besar, akibatnya arus lalu lintas d sekitar wilayah tersebut macet.

    Angin kencang juga merusak reklame di 2 tempat, yakni di Jalan Wastukencana, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan dan di Jalan Setiabudhi, Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap. Di Jalan Setiabudhi, baliho berukuran sekitar 12x4 meter persegi hampir roboh.

    Pohon besar dan tiang listrik juga menimpa mobil land rover di Desa Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Sebuah pohon beringin besar di belakang sekolah tumbang menimpa ruang kelas VI SDN Merdeka Lembang, Jalan Peneropongan Bintang, Desa Gudang Kahuripan, Lembang. Selain itu, angin kencang juga merusak dan menerbangkan sejumlah atap rumah warga di RT 03/10 Kampung Gunung Putri, Desa Jayagiri, Lembang.

    Pohon Beringin Besar di Lembang Tumbang, Ruang Kelas SD Merdeka Pun Hancur Berantakan

    Pohon beringin menmpa bangunan SD Merdeka Lembang

    Sedangkan di Kota Cimahi, angin kencang merobohkan sejumlah pohon, di antaranya pohon di kompleks perkantoran Pemkot Cimahi. Kejadian pohon tumbang juga tejadi di Cianjur. Pohon mahoni besar berdiameter sekitar satu meter tumbang di Jalan Raya Pacet, Desa Cigombong, Kecamatan Pacet.

    Berdasarkan analisis terbaru BMKG per Kamis (30/11/2017) pukul 07.00 WIB, posisi Siklon Tropis Dahlia berada di Samudera Hindia, sekitar 475 km sebelah barat daya Jakarta. Arah geraknya menuju tenggara dengan kecepatan 13 km per jam bergerak menjauhi wilayah Indonesia.

    Di wilayah Bandung sendiri, pada Kams (30/11/2017) pada pukul 07:00 WIB angin bertiup dengan berkecepatan 18 km/jam. Pada pukul 08:00 WIB berkecepatan 52 kilometer per jam, dan pada pukul 12:00 WIB berkecepatan 39,6 km/jam.

    Prakirawan BMKG Bandung M Iid Mujtahiddin mengatakan, angin kencang disebabkan karena adanya Siklon Tropis Dahlia di sebelah barat daya Jawa Barat. "Siklon Tropis Dahlia, awal mula terbentuk di sebelah barat daya Bengkulu dan terus bergerak ke arah timur tenggara menjauhi wilayah Indonesia. Diprakirakan sampai tanggal 3 Desember 2017 masih aktif dan menjauhi wilayah Indonesia," kata Iid.

    Siklon tropis sendiri merupakan badai dengan kekuatan yang besar dan terbentuk di atas lautan luas. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 km. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat, lebih dari 26.5 derajat celsius. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km per jam.

    Sebelumnya dberitakan, Siklon Tropis Dahlia memberikan dampak berupa hujan sedang hingga lebat di pesisir barat Bengkulu hingga Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Kemudian, Siklon Tropis Dahlia memberikan dampak angin kencang lebih dari 20 knot di pesisir barat Bengkulu hingga Lampung, Banten bagian selatan, dan Jawa Barat bagian selatan.

    Siklon Tropis Dahlia juga memberikan dampak berupa gelombang laut dengan tinggi 4 hingga 6 meter di perairan Pulau Enggano, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Banten hingga Jawa Tengah, Samudra Hindia barat Lampung hingga selatan Jawa. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Waspadai Angin Kencang dari Silkon Tropis Dahlia
    360 PTS di Indoensia Tutup sejak 2015
    2019, Pemprov Janjikan Banjir Rancaekek Teratasi
    Mobil Listrik Evhero buatan Itenas Diluncurkan
    Divonis 1,5 Tahun Penjara, Buni Yani tak Ditahan
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018