web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Meseum Gedung Sate Resmi Dibuka 8 Desember
    net Demiz saat meninjau Museum Gedung Sate

    Meseum Gedung Sate Resmi Dibuka 8 Desember

    • Kamis, 30 November 2017 | 06:13:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Pemprov Jabar berencanan meresmikan Museum Gedung Sate yang berlokasi di basement Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, pada 8 Desember 2017.

    Museum seluas 500 meter persegi itu akan menampilkan ragam sejarah Gedung Sate dan diharapkan menjadi destinasi wisata edukasi baru di Kota Bandung.

    "Museum ini dirancang dari 2 tahun, karena kita juga cari informasi (riset) sampai ke Belanda dan beberapa museum perpustakaan di sana. Sehingga terwujud seperti sekarang ini," kata Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar seusai mengunjungi Museum Gedung Sate, Rabu (29/11/2017).

    Demiz mengatakan, tujuan dibangunnya museum ini tak lain untuk memfasilitasi masyarakat tentang sejarah Gedung Sate. Mengingat Gedung Sate merupakan salah satu peninggalan sejarah yang jadi ikon Jabar.

    Menurutnya, hampir setiap hari banyak wisatawan menyempatkan waktunya untuk melihat-lihat wujud Gedung Sate dari luar. Kehadiran museum ini diharapkan bisa menjadi daya tarik lain meningkatkan sektor pariwisata.

    "Ini sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat (wisatawan) yang ingin mengetahui sejarah Gesat (Gedung Sate). Museum ini ada unsur edukasi dan rekreasi. Orang yang pengin tahu sejarah Gesat bisa mengetahuinya secara menyeluruh dan menyenangkan," papar.

    Demiz mengungkapkan, informasi di museum ini akan ditampilkan menggunakan teknologi digital. Sehingga, udah dipahami masyarakat dari berbagai kalangan mulai anak-anak hingga orang tua. Tidak hanya itu, konten yang ada bisa diperbaharui bila ada kesalahan atau penemuan baru. Sehingga, informasi sejarah yang disuguhkan tidak keliru dan sesuai fakta keilmuan.

    "Kita memulai dulu dengan data yang ada, karena berbicara sejarah enggak akan ada habisnya, selalu digali dengan pendekatan-pendekatan keilmuan. Intinya ada sentuhan teknologi dan unsur hiburan. Jadi belajar sejarah akan menyenangkan," jelas dia.

    "Jadi museum ini terbagi menjadi 3 area, ada area pembuka, area utama, dan wahana bermain. Rencananya tanggal 8 Desember akan kami resmikan," pungkas Demiz. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Iriawan: Maknai HUT RI dengan Aksi Nyata
    Indonesia Jadi Tujuan Melanjutkan Pendidikan
    PT KAI Siap Sukseskan Asian Games 2018
    Aher tak Bisa jadi Calon Wakil Gubernur DKI
    RSHS Bandung, RS rujukan Atlet Asian Games 2018
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Dirgahayu Republik Indonesia
      Dirgahayu Republik Indonesia

      PADA 17 Agustus 2018, Indonesia merayakan hari kemerdekaannya yang ke-73 tahun. Memeringati terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan.

      Advertisement On Google