web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    RI-RRT Pererat Kerja Sama Pendidikan Tinggi
    istimewa/humas kemenko pmk Wakil PM RRT Liu Yandong

    RI-RRT Pererat Kerja Sama Pendidikan Tinggi

    • Rabu, 29 November 2017 | 04:51:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Hasil kerja sama antara Indonesia dan RRT dalam kerangka kerja sama bilateral Hubungan Antarmasyarakat antara lain adalah telah ditandatanganinya Nota Kesepahaman kerja sama bidang pendidikan tinggi pada 2015 di Jakarta. Juga dua Nota Kesepahaman tentang Program Beasiswa dan mutual recognition in academic higher education qualification pada tahun 2016 di Guiyang, China.

    Menindaklanjuti hal tersebut, Kementerian Pendidikan Tiongkok mengadakan Indonesia-China Higher Education Networking and Exhibition, bertempat di Hotel Kartika Chandra, Minggu (26/11/2017). Kegiatan ini diadakan untuk lebih memperkenalkan pendidikan tinggi sekaligus perguruan tinggi di Tiongkok kepada masyarakat  Indonesia serta meningkatkan kerjasama dengan perguruan tinggi di Indonesia.

    Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyambut baik acara ini dengan melibatkan beberapa perguruan tinggi di Indonesia untuk meningkatkan jejaring antara perguruan tinggi Indonesia dan Tiongkok.

    “Saya kira kita harus menyambut baik pameran pendidikan ini. Ini kesempatan bagi pemuda-pemudi Indonesia untuk mendapatkan full scholarship dari perguruan tinggi Tiongkok. Kita juga berharap tidak hanya mahasiswa kita saja yang belajar disana, tetapi juga ada pertukaran mahasiswa dari Tiongkok ke Indonesia”, ujar Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono. 

    Agus menambahkan, Kemenko PMK bersama Kemenristekdikti telah bekerja sama mewujudkan Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani pada tahun 2015 dan 2016 tersebut. Pameran pendidikan ini diharapkan dapat mendorong terjadinya pertukaran mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa untuk saling belajar dari masing-masing Negara.

    Tercatat, sebanyak 35 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia mengikuti pameran pendidikan ini, diantaranya adalah ITB, UI, IPB, UNAIR, UGM, UNDIP, ITS, ISBI Bandung, ISI Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Kristen Petra Surabaya dan 29 perguruan tinggi Tiongkok, seperti Beijing Institute of Technology, Zhejiang University, Tsinghua University, dan South China University of Technology.

    Kegiatan pameran pendidikan tinggi di Tiongkok ini pun mendapat respon yang sangat baik dari para lulusan SMA maupun Sarjana Indonesia. Tampak pada acara sore hari ini, pengunjung pameran sangat antusias untuk bertanya tentang peluang masa depan untuk bersekolah di PT Tiongkok, serta kemungkinan untuk melakukan kolaborasi dengan PT Indonesia.

    Dalam sesi 'Networking' antar PT Indonesia Tiongkok, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Indonesia yang diwakili oleh Dr Purwanto Subroto, memimpin jalannya sesi networking. Sesi ini juga melibatkan perguruan tinggi di Indonesia, yang bertekad untuk meningkatkan jejaring antara perguruan tinggi Indonesia dan Tiongkok, serta mempererat terjalinnya kerja sama dalam bentuk 'program mobility, riset bersama, mutual recognition dan pertukaran informasi'.

    Pembukaan pameran pendidikan tinggi Tiongkok ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Perdana Menteri Tiongkok, YM Liu Yandong didampingi Seskemenko PMK, Y. B. Satya Sananugraha. Hadir dalam acara ini Menteri Pendidikan Tiongkok Yuan Guiren, Menteri Riset dan Teknologi Tiongkok Wan Gang, Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Agus Sartono dan  Staf Ahli Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Bidang Akademik, Paulina Pannen. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Seorang Tewas dan Ratusan Rumah Rusak akibat Gempa
    Puan: PKH Jangan Dipakai Jajan atau Beli Pulsa
    Perpres Dana Abadi Pendidikan Segera Dituntaskan
    Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali
    Jabar Diguncang Gempa, Warga Diimbau Jauhi Pantai
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google