web stats service from statcounter

Gedung Sate

  • Humas Jabar Luncurkan Program Japri
    Humas Jabar Luncurkan Program Japri

    HUMAS Jabar meluncurkan program dialog publik bertajuk Jabar Punya Informasi (Japri) di Area Taman Barat Gedung Sate, Kamis (27/09/2018).

    Hot News

    • Gozo: 1 Poin Hasil Kerja Keras Semua Pemain
      Gozo: 1 Poin Hasil Kerja Keras Semua Pemain
      • 16 Oktober 2018 | 10:12:00 WIB

      GHOZALI Siregar tampil sebagai pahlawan yang menghindarkan Persib dari kekalahan oleh Persipura pada laga tandang Pekan 25 Liga 1 2018, Senin (15/10/2018).

    Inspirasi

      PDIP Dekati Emil, Golkar Ancam Tarik Dukungan
      net Ridwan Kamil

      PDIP Dekati Emil, Golkar Ancam Tarik Dukungan

      • Rabu, 29 November 2017 | 04:49:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Konstelasi politik jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018 masih terus bergerak dinamis.

      Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang sudah memastikan tiket untuk maju sebagai calon gubernur, masih menjadi magnet tarik menarik dukungan. Setelah resmi akan diusung Partai Nasdem, PPP, dan PKB, serta belakangan didukung Golkar, kali ini dikabarkan PDIP pun melirik untuk mengusung Emil pada Pilkada serentak nanti. Namun di lain pihak, Golkar mengancam meninggalkna Emil dan menarik dukungannya.

      Emil sendiri tidak menampik kedekatannya dengan PDIP tersebut. Emil mengaku tetap menjalin komunikasi politik dengan partai-partai yang tidak atau belum mendukungnya untuk majun sedagai cagub.

      "Intinya saya mah tidak pernah menjauhi partai. Saya tidak pernah menutup komunikasi. komunikasinya bisa lewat pesan koran dan lain-lain," ucap Emil di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum Kota Bandung, Senin (27/11/2017).

      Koalisi pengusung Emil sendiri saat ini sudah mengantongi 38 kursi di DPRD Jabar atau sudah memenuhi syarat untuk mengusung pasangan calon. Ke-38 kursi tersebut berasal dari Nasdem 5 kurs), PKB 7 kursi, PPP 9 kurs), dan Golkar 17 kursi. Sedangkan syarat mengusung calon hanya 20 kursi.

      Sedangkan PDIP memiliki 20 kursi DPRD sehingga dipastikan bisa mengusung sendiri pasangan calon tanpa harus berkoalisi dengan partai lain. "PDIP kan memang partai sangat besar, tanpa berkoalisi kan PDIP bisa mengusung (calon gubernur) sendiri," ujar Emil.

      Sementara itu, kabar soal rencana penarikan dukungan terhadap Emil oleh Golkar, dilontarkan Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar Sukim Nur Arif. Golkar menilai Emil tidak menghargai keputusan DPP Golkar yang telah mencalonkan dirinya berpasangan dengan Daniel Muttaqien pada Pilgub nanti.

      Hal tersebut menyusul mencopotan sejumlah atribut sosialisasi dengan foto Emil yang bersanding dengan Ketua Umum Golkar Setya Novanto yang kini tengah ditahan KPK karean tersandung kasus korupsi e-KTP.

      "Kejadian pembredelan atribut sosialisasi bakal calon Gubernur Jawa Barat dari Golkar Ridwan Kamil tidak sepatutnya dilakukan mengingat Ridwan Kamil telah diusung oleh partainya," ujar Sukim, Senin (27/11/2017).

      Terkait keberadaan foto Setnov alam atribut sosialisasi tersebut, Sukim menyatakan, secara de jure, posisi Ketua Umum Golkar masih dipegang oleh ketua DPR RI tersebut. Karena itu, Setnov masih dianggap sebagai simbol formal Golkar sebelum dilakukan pergantian Ketua Umum.

      "Sampai saat ini Ketua Umum Partai Golkar masih Pak Setnov. Jadi menurut kami adalah hal yang seharusnya dilakukan memasang foto beliau bersama bakal calon yang diusung. Saya kira tidak ada masalah," kata dia.

      Sukim menyebutkan, beberapa lokasi tempat pemasangan atribut sosialisasi bakal calon Gubernur Jabar tersebut yang kini sudah dibredel. Di antaranya, lokasi Simpang Lima dan Alun-alun Tarogong Kabupaten Garut dan depan Hotel Horison, Kota Bandung. Artibut itu diketahui hanya bertahan 2 hingga 4 hari. Setelah itu, semuanya diketahui hilang.

      Selain itu, Sukim juga menyayangkan sikap Emil yang hari ini masih belum menjalin komunikasi dengan kader Golkar, baik di tingkat akar rumput maupun internal Golkar Jabar. Seharusnya, inisiatif komunikasi dilakukan Emil kepada Partai Golkar secara institusi.

      "Sampai saat ini belum ada secara formal ya, masih obrolan yang belum ditindaklanjuti. Rekomendasi dari DPP Golkar tidak boleh dia abaikan," kata dia. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Ini Pemenang Pilkada Serentak 2018 di Jabar
      KPU Jabar Optismistis Tak Ada Gugatan ke MK
      Partisipasi Pemilih Meriah, KPU KBB Semringah
      Hengky Banjir Ucapan Selamat di Antaranya dari SBY
      Cabup KBB Nomor Urut Satu Elin, Tunggu Hasil KPU
      Berita Terdahulu

      Editorial

        Advertisement On Google