web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pemprov Jabar Gagas Sekolah Ramah Anak
    net Gubernur Jabar Ahmad Heryawan

    Pemprov Jabar Gagas Sekolah Ramah Anak

    • Rabu, 29 November 2017 | 04:47:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Pemprov Jabar ingin menjadikan sekolah ramah terhadap anak, untuk menciptakan suasana kondusif saat belajar.

    Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menginginkan nantinya sekolah bisa menjadi tempat peserta didik mengadukan masalah di rumah. Ketika seorang peserta didik merasakan ketidaknyamanan di rumah, maka sekolah akan membantu memberikan solusi.

    "Sekolah-sekolah di Jawa Barat akan dijadikan seluruhnya, sekolah ramah anak berbasis bebas kekerasan. Di rumah dan sekolah ngga ada kekerasan," Aher seusai upacara Peringatan Hari Guru Nasional tingkat Provinsi Jawa Barat di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandun, Senin (27/11/2017).

    Aher berharap peserta didik dapat menganggap sekolah seperti rumahnya sendiri. "Justru ketika ada kekerasan di rumah, bisa diselesaikan di sekolah. Sekolah jadi penyelesaian, anak nyaman, dan anak lapor ke gurunya, guru menyelesaikan, kalau ada," ujarnya.

    Saat ini, kata Aher, Sekolah Ramah Anak yang dia idamkan belum berjalan sesuai keinginanannya. Menurutnya, perlu adanya pelatihan untuk kepala sekolah, guru, dan staf sekolah agar dapat membuat suasana sekolah ramah anak yang diidamkan.

    Dia menambahkan, membentuk Sekolah Ramah Aak sangat penting diciptakan kepala sekolah dan guru. Karena mereka memiliki tanggung jawab untuk membentuk karakter anak. Sehingga Sekolah Ramah Anak menjadi salah satu cara dalam membentuk karakter anak. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Puan: PKH Jangan Dipakai Jajan atau Beli Pulsa
    Perpres Dana Abadi Pendidikan Segera Dituntaskan
    Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali
    Jabar Diguncang Gempa, Warga Diimbau Jauhi Pantai
    Menko PMK Minta Penyusunan Buku Dicek dan Ricek
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google