web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pemkot Dorong Hotel Tampilkan Seni Budaya Sunda
    net

    Pemkot Dorong Hotel Tampilkan Seni Budaya Sunda

    • Senin, 27 November 2017 | 12:15:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Pemkot Bandung mengimbau pengusaha hotel di Kota Kembang untuk melaksanakan Perda No 5/2012 tentang pelestarian seni tradisional Kota Bandung yang mewajibkan hotel menghadirkan Seni Budaya Sunda.

    Hal tersebut, selain bisa meraih wisatawan lebih banyak lagi ke Kota Bandung, sebagai sebagai upaya pelestarian seni budaya Sunda.

    "Kami pemerintah kota Bandung meminta para pengusaha hotel melestarikan kebudayaan Sunda dengan rutin mengundang kelompok seni dan menyediakan kostum-kostum tari atau khas Sunda yang bisa digunakan pengunjung hotel untuk berfoto," kata Emil dalam acara Sosisalisasi Tingkat Kunjungan Wisata di Hotel Mercure, Kota Bandung, Jumat (24/11/17).

    Saat ini, kata Emil, Hotel yang sudah berkomitmen untuk menggelar serta memasukan unsur-unsur seni telah mencapai 50 Hotel. Namun jumlah tersebut masih sedikit dibanding jumlah hotel di Kota Bandung yang mencapai 475 hotel.

    "Potensi pengembangan wisata kesenian Sunda di hotel-hotel begitu besar. Di Bandung terdapat 475 hotel, namun baru 50 hotel yang menyatakan bersedia mendukung program Pemkot Bandung itu," ungkapnya.

    Imbauan untuk melaksanakan aturan tersebut, tandas Eml, juga merupakan upaya Pemkot untuk melestarikan serta mempertahankan kesenian kebudayaan Sunda.

    "Kalau minimal satu bulan sekali tampil, saya pastikan kegiatan kesenian Sunda bisa langgeng, lestari. Tapi ingat caranya harus kreatif dan menarik jangan hanya menampilkan tarian saja," imbuhnya.

    Emil menjamin, jika hotel telah melaksanakan arahan Pemkot akan dipermudah segala urusannya, termasuk perpanjangan izin. Namun, apabila masih tetap ada yang belum mengikuti instruksinya, maka Pemkot tidak akan memprioritaskan mereka.

    "Kita imbau dulu, nanti lewat PHR akan kita evaluasi. Kalau ternyata nanti masih ada yang belum mengimplementasikan, maka akan ada sanksi. Misalnya akhirkan pelayanan, kita dahulukan pada mereka yang taat. Kita akan akhirnya urusan-urusna perizinanya," tandasnya.

    Emil menambahkan, setiap hal yang berkaitan dengan wisata di Kota Bandung harus memanfaatkan sifat narsis para pendatang.

    "Supaya roda ekonomi Kota Bandung terus berputar, segala hal yang berhubungan dengan pariwisata Kota Bandung harus manfaatkan sifat narsis para turis. Dimana-mana orang pada selfie. Pihak hotel bisa pasang obyek apapun yang lagi hits di halaman depan hotel nantinya juga turis pada datang," paparnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemerintah Ajak Swasta Ikut Percepat Pembangunan
    Pemerintah Genjot Pembangunan Infrastruktur
    Bio Farma Jadwal Ulang Eskpor Vaksin Difteri
    PT SBL-BTN Syariah Gulirkan Dana Talang Umrah
    Vaksin Indonesia Dibutuhkan di Banyak Negara Islam
    Berita Terdahulu

    Editorial