web stats service from statcounter

Hot News

Gedung Sate

    Inspirasi

      PAN Koreksi Dukungan pada Demiz-Syaikhu
      net Demiz-Syaikhu bersama ketiga pimpinan partai

      pilgub jabar 2018

      PAN Koreksi Dukungan pada Demiz-Syaikhu

      • Sabtu, 25 November 2017 | 03:50:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Partai Koalisi pengusung calon gubernur Deddy Mizwar masih belum sepenuhnya solid, beberapa pekan menjelang masa pendaftaran calon Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 yang akan dibuka pada Januari mendatang.

      DPW PAN Jabar mengoreksi pernyataaan juru bicara koalisi Demokrat, PAN, dan PKS, yang menyampakan telah ada kesepakatan dari ketiga partai untuk mengusung pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syakhu.

      Sebelumnya, pada Kamis (23/11/2017) malam hingga Jumat (24/11/2017), pimpinan ketiga partai tingkat Jabar tersebut melakukan pertemuan dan menandatangani surat kesepakatan untuk pengusungan Demiz-Syaikhu pada Pilgub Jabar 2018. Penandatanganan MoU dilakukan Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Irfan Suryanagara, Ketua DPW PAN Jabar Ahmad Najib Qodratullah, dan Ketua DPW PKS Jabar Nur Supriyanto.

      Namun Ahmad Najib Qodratulloh mengungkapkan, saat dilakukan pertemuan ketiga partai tersebut, PAN meminta waktu karena menyangkut mekanisme di internal partainya. Keberatan PAN tersebut terkait, cawagub yang akan mendampingi Demiz. PAN belum menyepakati sepenuhnya Ahmad Syaikhu yang akan menjadi cawagub.

      "Memang pada Jumat dini hari telah terjadi kesepakatan PAN, Demokrat, dan PKS untuk mengusung pasangan Demiz-Syaikhu. Tapi saat itu juga kami memintaa waktu, soalnya ini menyangkut mekanisme di internal yang harus ditempuh," kata Najib dalam siaran persnya, Jumat (24/11/2017).

      Najib meminta koalisi untuk lebih bersabar, tidak tergesa gesa. Serta tidak memaksakan pasangan, karena meskipun telah melalui rangkaian dan tahapan mekanisme, tetap harus ditawarkan kepada DPP PAN untuk disetujui.

      Selain itu, kata dia, untuk memenangkan kontestasi pilgub Jabar juga perlu memenuhi kriteria calon yang akan mendampingi Demiz.

      "Kuncinya kan tetap ada di Pak Demiz dan DPP. Namun demikian, aturan dan mekanisme di internal PAN juga harus dihormati, agar keputusannya sah sesuai dengan aturan partai kami," ujarnya.

      Sebelumnya, dalam siaran persnya seusai menandatangani MoU, Jumat (24/11/2017) dini hari, Ketua Umum DPW PKS Jabar Nur Supriyanto mengklaim, ketiga partai sudah sepakat yang ditandai dengan penandatangan MoU untuk mengusung Demiz-Syaikhu.

      Nur mengatakan, PKS dan Demokrat menyetujui pasangan Demiz-Syaikhu secara bulat. Sedangkan PAN mendukung Cagub Demiz, dan menyerahkan sepenuhanya nama cawagub kepad Wakil Gubernur Jabar tersebut. Namun karena tidak ada lagi cawagub selain Syaikhu, maka diresmikan wakil Bupati Bekasi tersebut yang menjadi cawagub pendamping Demiz.

      "Di tempat yang sama, saya tanyakan langsung ke Bang Deddy Mizwar, apakah ada calon wagub selain Ahmad Syaikhu? Deddy Mizwar menegaskan tidak ada. Dengan demikian, MoU ketiga partai tersebut mencerminkan dukungan bulat kepada Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu," ujar Nur Supriyanto.

      Dengan adanya dukungan Demokrat, PAN, dan PKS, pasangan Demiz-Syaikhu sudah mengantongi 28 kursi DPRD Jabar sehingga memenuhi syarat untuk maju pada Pilgub Jabar nanti. Namun jika ternyata PAN mundur dari koalisi yang awalnya dinamakan koalisi Poros Baru Jabar, Demiz-Syaikhu masih memiliki dukungan 24 kursi, yang berasal dari Demokrat dan PSK masing-masing 12 kursi, karena PAN hanya memiliki 4 kursi di DPRD Jabar. Dengan demikian, Demiz-Syaikhu tetap bisa mencalonkan diri karena syarat pencalonan minimal 20 kursi DPRD. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Survei eLSID,Uu Cawagub Pendamping Emil Terpopuler
      Asal dari Militer, Sudrajat tak Gentar Ikut Pilgub
      Ketum Golkar Ganti,Emil Harap Dukungan tak Berubah
      Anton Bentuk Posko-Posko Relawan di Jabar
      Demiz Besyukur Sudah Punya Cawagub
      Berita Terdahulu

      Editorial

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018