web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Coffee Seeker  Tempat Minum Kopi Mahasiswa   

    Cofee Seeker

    Coffee Seeker Tempat Minum Kopi Mahasiswa  

    • Kamis, 23 November 2017 | 13:36:00 WIB
    • 0 Komentar

     

    MINUM kopi akhir-akhir  ini sudah menjadi gaya hidup. Bahkan tak hanya meminumnya, menyediakan kedai  kopi atau coffee shop pun sama menjadi telah gaya hidup. Itu sebab banyak bermunculan tempat minum kopi dengan aneka konsep, gaya, dan cara meminumnya.

    Kesadaran akan hal ini dirasakan benar oleh pemilik Coffee Seeker, Grace Gloria Gaudeo. Perempuan berkulit putih ini sudah dua bulan membuka Coffee Seeker , yang terletak di Jalan Suria Sumantri  No. 49 Bandung. “Orang sedang senang meminum kopi. Meskipun sudah banyak yang buat kopi, namun kita percaya permintaan kopi masih tinggi. Itu sebabnya kita buat Coffee Seeker ini,” kata Grace dalam perbincangan akhir pekan lalu.

    Ia menjelaskan, tempat minum kopi yang didirikannya sengaja terletak di jalan Suria Sumantri. Ia membidik mahasiswa yang ada di lokasi itu. “Mahasiswa suka minum kopi. Laki-laki perempuan,” kata Grace.

    Itu sebabnya, dia mengemas tempatnya senyaman mungkin untuk mengundang datang mahasiswa yang ada di sekitar lokasi tersebut. Lokasi diseting dekat kampus dan tempat kos-kos an, agar mahasiswa mudah mengaksesnya.

    Tentang menu kopi yang disajikannnya, Grace mengambil biji kopi dari petani di Gunung Manglayang. Kopi ini dinilai memiliki kesesuaian dengan lidah orang Bandung dan cita rasa yang khas. Kopi yang dibuat adalah jenis kopi Arabica, yang menebarkan wangi yang has.

    Menu yang disajikan beraneka ragam. Mulai kopi ekspresso, capucino, moccacino, dan kopi lainnya. “Kita padukan juga dengan kue-kue an untuk menemani minum kopi,” kata mantan Barista ini.

    Grace menceritakan, keinginannya membuat tempat kopi setelah ia bekerja selama dua tahun menjadi barista (pengolah kopi). Karena ingin lebih mandiri dan ingin lebih lepas lagi dalam membuat kopi, Grace nekad membuat kedai kopi. “Modalnya juga lumayan . Tapi kita yakin bisa memenuhi keinginan pasar dan mendatangkan untung,” katanya.

    Setelah dibantu temannya, Grace menyewa tempat dan memberi peralatan untuk menyeduh kopi. Kedai kopinya sudah dibuka dua bulan lalu. “Belum grand launching sih…kita masih melihat potensi pasar,” katanya.

    Tentang harga, Grace menjamin harganya terjangkau mahasiswa. “Jadi ga usah khawatir harganya mahal,” katanya. (*)

     

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Terkait
    Berita Lainnya
    Festival Baso Juara Kembali Digelar di Bandung
    Coffee Seeker  Tempat Minum Kopi Mahasiswa   
    Ultah ke-18, Mocca Rilis I Remember Format Digital
    It 2 Tayang di Bioskop pada 6 September 2019
    Kristen Stewart Berakting di Charlie’s Angels
    Berita Terdahulu

    Editorial