web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Dana Desa Padat Karya Ratakan Peredaran Uang
    net Presiden Joko Widodo

    Dana Desa Padat Karya Ratakan Peredaran Uang

    • Selasa, 21 November 2017 | 06:06:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Mulai tahun 2018, pendistribusian dana desa akan memiliki pola baru. Sebagian dari alokasi dana tersebut akan difokuskan kepada sektor padat karya.

    Saat dimulainya program tersebut 3 tahun lalu, pemerintah mengucurkan Rp20 triliun bagi program dana desa ini. Kemudian setahun setelahnya meningkat menjadi Rp47 triliun dan kembali meningkat lagi menjadi Rp60 triliun.

    "Memang saat itu kita arahkan untuk infrastruktur kecil-kecil yang ada di desa agar produk-produk di desa bisa dibawa ke kota dengan cepat sehingga bisa menopang ekonomi di desa. Dengan adanya dana desa, kita harapkan juga perputaran uang yang ada di bawah menjadi lebih banyak," Presiden Joko Widodo pada acara Sarasehan Nasional DPD-RI di Gedung Nusantara 4 MPR/DPR/DPD, Jakarta, Jumat (17/11/2017).

    Namun, sepanjang 3 tahun tersebut, pemerintah melakukan evaluasi terkait pemanfaatan dana desa tersebut. Salah satunya ditemukan bahwa dana yang masuk ke desa itu belum sepenuhnya dapat dirasakan oleh masyarakat di daerah.

    "Oleh sebab itu tahun depan kita akan memulai untuk membangun padat karya. Artinya dana desa di Kementerian PU, Perhubungan, KKP, akan disiapkan skema-skema padat karya sehingga rakyat bisa bekerja di sana dibayar harian atau maksimal mingguan. Kita harapkan peredaran uang akan semakin merata dan uang yang diberikan kepada rakyat semakin hari semakin banyak," papar Presiden. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    MUI Jabar Berharap Programnya Disinergikan Wapres
    Gerindra Belum Siapkan Kader di Pilkada Jabar
    Pamor akan Daki Gunung di Jawa, Bali, & Lombok
    Revisi UU KPK Hasil Revisi DPR Resmi Berlaku Kamis Ini, BEM SI Gelar Demo Lagi
    UU KPK Hasil Revisi Berlaku Mulai Kamis Ini

    Editorial