web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Kebijakan Satu Data Turunkan Angka Kemiskinan
    net Tb Ahmad Choerni

    Kebijakan Satu Data Turunkan Angka Kemiskinan

    • Senin, 20 November 2017 | 08:03:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus berupaya untuk melakukan percepatan penurunan angkat kemiskinan dan ketimpangan yang terjadi pada masyarakat.

    Hal tersebut, salah satunya dilakukan melalui perbaikan data sasaran dengan kebijakan satu data yaitu basis data terpadu.

    "Pemerintah terus mempersiapkan program-program penganggulangan kemiskinan berisikan tentang kebijakan, program serta kegiatan yang jelas, tujuan dan sasaran yang tepat dan pemenuhan kebutuhan dasar yang layak,” kata Deputi bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK Tb Achmad Choesni.

    Menurut Choesn,i perbaikan data sasaran dengan kebijakan satu data bisa berjalan efketif. Pasalnya basis data terpadu akan menggunakan langkah verfikasi dan validasi yang terus dilakukan secara berkelanjutan.

    Di sisi lain, pengawal isu kesejahteraan di Kemenko PMK itu mengatakan, saat ini masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan ada sekitar 27,77 juta orang atau 10,64 persen pada Maret 2017. "Sebagian penduduk yang berada di atas Garis Kemiskinan sesungguhnya masih rentan jatuh ke kemiskinan," katanya.

    Sementara indeks rasio gini yang dijadikan indikator ketimpangan, lanjut Chosesni, menunjukkan angka sebesar 0,393 pada Maret 2017 dan di tahun 2018 mendatang dapat menurun menjadi 0,38. Tingkat kemiskinan di tahun 2017 masih berada di angka 10,4 dan ditargetkan dapat turun menjadi 10,0 hingga 9,5.

    Oleh karena hal itulah, Pemerintah juga menerapkan kebijakan pelengkap yang dilakukan antarprogram. Kebijakan ini dapat diartikan bahwa semakin rendah tingkat kesejahteraan masyarakat, maka semakin banyak manfaat yang didapatkan dari program Pemerintah.

    Terakhir, Choesni mengatakan dalam RPJMN 2015-2019 upaya penanggulangan kemiskinan yang dilakukan pemerintah selama 5 tahun mengacu kepada 3 strategi utama penanggulangan kemiskinan, yakni mewujudkan sistem perlindungan sosial yang menyeluruh dan terintegrasi, memperluas dan meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat miskin, serta mengembangkan penghidupan masyarakat yang lebih berkelanjutan. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Puan: PKH Jangan Dipakai Jajan atau Beli Pulsa
    Perpres Dana Abadi Pendidikan Segera Dituntaskan
    Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali
    Jabar Diguncang Gempa, Warga Diimbau Jauhi Pantai
    Menko PMK Minta Penyusunan Buku Dicek dan Ricek
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google