Hot News


JN-TAM

Inspirasi


    2018, Danau Retensi di Ceunteung Ditarget Rampung Maket Danau Retensi Cieunteung net

    2018, Danau Retensi di Ceunteung Ditarget Rampung

    • Senin, 20 November 2017 | 05:31:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum menargetkan kolam atau Danau Retensi yang akan dibangun di Kampung Cieunteung, Kelurahan/Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung akan rampung pada 2018 nanti.

    Kepala BBWS Citarum Yudha Mediawan mengatakan, sedianya kolam retensi yang sifatnya sementara telah dibangun sebagian pada 2013 lalu dengan luas mencapai 8.000 meter persegi. Namun karrna banjir terus meluas, saat ini direncanakan luas danau mencapai 8,7 hektare untuk menampung air di daerah Bandung selatan tersebut

    "Nanti kita akan buat semacam kolam, nanti kita kompas yang akan dioperasikan saat banjir seperti ini. Jadi air yang masuk ke sungai secara tidak langsung, tapi masuk ke kolam, kemudian dipompa, lalu kami alirkan ke sungai,” ujar Yudha di Gedung Warakawuri di sela-sela pembebasan lahan Cieunteung tahap III, Jumat (17/11/2017) lalu.

    Namun jika debit air di Sungai Citarum turun, air yang masuk ke kolam retensi akan dilepas secara manual dengan memanfaatkan gaya gravitasi. Di samping membuat kolam retensi, BBWS juga akan merehabilitasi Sungai Citarum lama dengan membersihkan sampahnya, sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk menampung air saat volume debit Citarum meninggi.

    Untuk membangun Danau Retensi, total lahan yang dibebaskan mencapai 546 bidang dari 596 penerima dengan luas mencapai 8,7 hektare. Pada tahap I, BBWS Citarum telah membebaskan 114 bidang dan 146 penerima. Artinya hanya tinggal membebaskan lahan seluas 7.590 meter persegi dengan jumlah 38 penerima pada tahap III atau akhir. “Hasil musyawarah, warga antusias menerima. Kita sampai 2018 pembuatan kolam ini 2018 harus selesai ini tahap akhir dibayarkan,” ujarnya.

    Program penanganan banjir di Bandung Selatan ini akan dilakukan dengan menyusur hulu dari Majalaya hingga di Nanjung.

    “2018, kita tingkatkan kapasitasnya dari Majalaya Nanjung kita normalisasi, untuk Citarum hulu enggak ada tanggul nanti didalam kan yang ada (sungai yang) di dalamkan, tanahnya kita angkut keluar karena sedimentasi, cukup banyak sampah limbah industri termasuk salah satu faktor yang menyebabkan Citarum dangkal,” paparnya.(*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    RSUD Al-Ihsan Bandung Dilengkapi Fasilitas Layanan Jantung dan Pembuluh Darah
    Tisna Umaran: Netralitas Dalam Pilkada Tidak Hanya Untuk ASN
    Pemkab Bandung Salurkan 2.000 Paket Sayuran di 6 Kecamatan
    Pemkab Bandung Luncurkan Gerobak B2SA
    Gelar Gakpin , Sekda Pemkab Bandung Ingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads