web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    2019, Pemprov Janjikan Banjir Rancaekek Teratasi
    net ilustrasi

    2019, Pemprov Janjikan Banjir Rancaekek Teratasi

    • Sabtu, 18 November 2017 | 07:10:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Pemprov Jabar tengah melakukan pembenahan sungat di kawasan Rancaekek yang menyebabkan banjir rutin setiap musim hujan tiba.

    Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar mengatakan, penanganan banjir Rancaekek tersebut ditargetkan bisa teratasi pad 2019 mendatang. "Banjir Rancaekek 2019 baru selesai, menghabiskan dana sudah Rp600 miliar," ujar Demiz, Jumat (17/11/2017).

    Demiz menyebutkan, saat pembenahan sungai di Rancaekek belum terasa dampaknya karena masih dalam proses pengerjaan. "Bukan tidak dibenahi. Dampak pembenahan masih belum terasa karena jarak 2 tahun baru terasa," ucapnya.

    Di samping pembenahan sungai, Pemprov Jabar mengupayakan edukasi ke masyarakat mengenai perawatan sungai. Melalui program eco-village diharapkan masyarakat dapat mengelola sampah dan tidak membuang sampah ke sungai.

    Demiz mengimbau masyarakat agar tidak membuat bangunan di daerah aliran sungai. Dia juga meminta pemerintah kabupaten mengawasi pembangunan rumah di daerahnya.

    "Tempat untuk air dibuat rumah, namanya bukan banjir, tapi air bermalam di rumahnya sendiri. Harus ada ketaatan dari masyarakat kalau wilayah itu bukan untuk perumahan, jangan membangun rumah, pasti banjir," kata Deddy Mizwar.

    Dia menambahkan, penyebab terjadinya banjir salah satunya karena adanya alih fungsi lahan. Karena itu, Demiz meminta pemerintah kabupaten/kota dan masyarakat bisa menanam pohon sebanyak-banyaknya. Agar di musim kemarau tidak kekeringan dan di musim hujan tidak banjir. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Waspadai Angin Kencang dari Silkon Tropis Dahlia
    360 PTS di Indoensia Tutup sejak 2015
    2019, Pemprov Janjikan Banjir Rancaekek Teratasi
    Mobil Listrik Evhero buatan Itenas Diluncurkan
    Divonis 1,5 Tahun Penjara, Buni Yani tak Ditahan
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018