web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Atasi Banjir Rancasari,Tanggul Cidurian Diperbaiki
    net ilustrasi

    Atasi Banjir Rancasari,Tanggul Cidurian Diperbaiki

    • Sabtu, 18 November 2017 | 05:14:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil langsung memerintahkan Dinas pekerjaan Umum (PU) Kota Bandung untuk memperbaiki tanggul Sungai Cidurian yang jebol hingga mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah di kawasan Bandung Timur, Kamis (16/11/2017) lalu.

    Emil menegaskan, perbaikan tanggul tersebut tengah dilakukan sehingga diharapkan tak terjadi lagi genangan air di kawasan tersebut.

    "Kemarin itu ada tanggul yang jebol, sehingga mengakibatkan beberapa kawasan di Bandung Timur tergenang air. Kita sudah turunkan petugas (Dinas PU). Tanggul jebol lagi diperbaiki," ungkap Emil di Jalan Asia-Afrika Kota Bandung, Jumat (17/11/2017).

    Menurut Emil, genangan air yang terjadi, tidak berlangsung lama. Biasanya saat hujan turun, genangan air muncul dan kemudian setelah reda beberap menit kemudian air pun surut. "Di Bandung ini tidak ada genangan air yang menetap. Biasanya genangan air datang, hadir, dan kemudian surut," kilahnya.

    Sebelumnya, hujan deras yang terus mengguyur Kota Bandung pada Kamis (16/11/2017) mengakibatkan tanggul penahan air di RT 05/06, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Rancasari, jebol. Akibatnya, sebanyak 1.550 warga yang tinggal di kawasan tersebut terendam banjir hingga ketinggian 1,5 meter.

    Emil pun berencana meninjau lokasi banjir tersebut. "Ya nanti, saya nanti (meninjau ke lokasi banjir), insya Allah secepatnya," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil kepada wartawan, Jumat (17/11/2017).

    Penanganan banjir, lanjutnya, sedang terus diupayakan di beberapa titik. Beberap proyek dilakukan seperti pembuatan danau atau pun tol air. "Kita terus dicicil sesuai kemampuan untuk mengerjakan proyek-proyek penanganan banjir," tandasnya.

    Seperti pembuatan sodetan di Jalan Junjunan (terusan Pasteur) yang kini sudah rampung, dan basemen saluran air di Jalan Pagarsih. Selain itu, kata dia, ada pembangunan Gedebage yang mengantisipasi banjir dengan membelokkan air dengan tol air. Proyek lainnya, adalah di Sarimas dengan membuat danau yang sedang berproses.

    "Untuk (Jalan) Pagarsih sekarang sedang dilakukan pembuatan basemen. Pembangunan basemen ini masih sedang berlangsung di musim hujan ini. Danau kecil di Sarimas pun sedang diproses," tandas Emil.

    "Jadi, tinggal yang Gedebage jangka panjang tinggal bebaskan lahan itu, bikin danau raksasa," sambungnya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Pemeliharaan dan Pengendalian DPU Kota Bandung, Tedi Setiadi mengatakan, pihaknya terus memantau dan siaga 24 jam dalam menanggulangi banjir. Mengingat dalam beberapa waktu terakhir cuaca ekstrim terus terjadi di Kota Bandung.

    Dinas PU juga menyiagakan unit reaksi cepat, pasukan katak, dan pasukan jurig cai untuk memantau dan menanggulangi banjir yang mungkin terjadi setiap saat. Jumlah personel yang diturunkan mencapai 400 orang yang akan siaga dengan dilengkapi pompa penyedot air. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Deklarasi, Rio Wilantara Siap Satukan KNPI Jabar
    Stok Pangan Aman hingga Akhir Tahun
    Warga Tamansari Dipersilakan Gugat Pemkot ke PTUN
    2.000 Personil Siap Amankan Tahun Baru di Bandung
    Emil Janji Tuntaskan Tugas Wali Kota Tahun Depan
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018