web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    27,77 Juta Orang Masih di Bawah Garis Kemiskinan
    net DPRD Kebumen saat audiensi dengan Kemenko PMK

    27,77 Juta Orang Masih di Bawah Garis Kemiskinan

    • Kamis, 16 November 2017 | 07:23:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Deputi bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK Tb Achmad Choesni beserta jajarannya menerima audiensi dengan anggota Komisi B DPRD Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Jumat (11/11/2017).

    Jajaran Komisi B DPRD Kebumen ini berkonsultasi terkait berbagai program peningkatan kesejahteraan rakyat yang tengah dijalankan pemerintah pusat, khususnya untuk berbagai program penanggulangan kemiskinan.

    Mengawali paparannya, Choesni menyampaikan bahwa kemiskinan di Tanah Air terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu miskin, rentan, dan timpang. Mereka yang miskin saat ini berada di bawah garis kemiskinan ada 27,77 juta orang atau 10,64 persen pada Maret 2017.

    Sebagian penduduk yang berada di atas Garis Kemiskinan sesungguhnya masih rentan jatuh ke kemiskinan. Sementara indeks rasio gini yang dijadikan indikator ketimpangan menunjukkan angka sebesar 0,393 pada Maret 2017 dan di tahun 2018 mendatang dapat menurun menjadi 0,38. Tingkat kemiskinan di tahun 2017 masih berada di angka 10,4 dan ditargetkan dapat turun menjadi 10,0 hingga 9,5.

    Choesni mengungkapkan, upaya pemerintah dalam percepatan penurunan angka kemiskinan dan ketimpangan, antara lain dengan perbaikan data sasaran dengan kebijakan satu data yaitu basis data terpadu yang langkah verfikasi dan validasi terus dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu, Pemerintah juga menerapkan kebijakan komplementari antarprogram.

    Kebijakan ini dapat berarti semakin rendah tingkat kesehahteraan masyarakat, maka semakin banyak manfaat yang didapatkan dari program Pemerintah. Pemerintah, lanjut Choesni, juga telah mengganti mekanisme penyaluran bantuan sosial dari tunai menjadi non tunai. Di samping juga memperluas cakupan penerima manfaat program. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tim Advokasi Demiz Akan Laporkan KPI ke Polisi
    Habibie Merasa Hubungan dengan Soeharto Baik-baik
    Berkat Silaturahmi, Generasi Milenial Dukung Demiz
    Saat Soeharto Ditinggal Loyalisnya
    Pemprov-BBWS Percepat Proyek di Sepanjang Citarum
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Marhaban Ya Ramadan
      Marhaban Ya Ramadan

      DATANGNYA bulan suci Ramadan ini begitu istimewa bagi kaum muslimin. Banyak makna yang terdapat di Bulan Puasa ini.

      Advertisement On Google