web stats service from statcounter

Hot News

  • Persib Siap Raih 3 Poin di Bali
    Persib Siap Raih 3 Poin di Bali
    • 20 Oktober 2018 | 00:30:00 WIB

    PERSIB bertekad meraih poin penuh saat menjamu Persebaya pada laga kandang Pekan 26 Liga 1 2018 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (20/10/2018).

Inspirasi

    Pemkab Gencar Sosialisasikan Safari KKBPK
    net Bupati Abubakar bersama Elin Suharliah di Lembang

    Pemkab Gencar Sosialisasikan Safari KKBPK

    • Rabu, 15 November 2017 | 10:21:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung Barat - Safari Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) terus digencarkan Pemkab Bandung Barat. Melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Pemkab Bandung Barat juga terus memperkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) di sejumlah daerah.

    Bupati Bandung Barat Abubakar mengatakan, sapari KKBPK bertujuan untuk lebih memasyarakatkan masalah kependudukan yang dewasa ini perlu perhatian serius. Kegiatan ini bertumpu pada kelompok masyarakat sebagai ujung tombak pembangunan keluarga yang berkualitas. 

    “Kami ingin kegiatan ini bisa meningkatkan taraf kesehatan, ketahanan, dan pemberdayaan keluarga, khususnya untuk menyejahterakan keluarga,” tuturnya usai menghadiri Safari KKBPK dan PPA di Lembang, Selasa (14/11/2017).

    Melalui kegiatan ini, setiap RT/RW diharapkan agar ikut berperan dalam membantu pemerintah khususnya dalam pembangunan keluarga dan penyelenggaraan urusan pemerintahan. Sebab peran RT/RW juga sangat diperlukan oleh pemerintah desa dan juga masyarakat karena langsung bersentuhan dengan warga. "Pembangunan ketahanan dan kesejahteraan keluarga penting dipahami oleh seluruh ketua RT dan RW, karena mereka merupakan garda terdepan yang dituntut berperan aktif di masyarakat," tandasnya. 

    Kepala DP2KBP3A KBB Asep Wahyu FS menambahkan, sosialisasi program KB di dimaksudkan agar masyarakat lebih mandiri dan memilih alat kontrasepsi jangka panjang seperti inplant, IUD, MOW atau MOP. Ini dikarenakan masalah pengendalian penduduk bisa dilakukan dengan mengendalikan kelahiran (fertilitas) dan itu bisa dilakukan melalui program KB. 

    "Pembangunan keluarga yang berketahanan dapat dilakukan dengan pemberdayaan kelompok BKB, BKR dab BKL. Selain itu upaya pendewasaan usia perkawinan bagi para remaja juga menjadi langkah penting untuk disosialisasikan," terangnya. 

    Dalam kesempatan itu juga turut diserahkan pula bantuan sebesar Rp10 juta/kelompok bagi kelompok Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) yang dibentuk di tiga desa binaan Gerakan Perempuan Membangun (Gempungan) salah satunya Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tak sesuai Standar, Kemenhub Tutup Unit Uji KIR
    Pimpin KBB, Akur Siap Jawab Keraguan Masyarakat
    Apdesi KBB Minta Plt Bupati Tidak Lakukan Mutasi
    Terlalu Banyak, Dana Bantuan ke LSM Tak Merata
    Hotel di Lembang Sepi karena Pengaruh Macet
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Info Kota