web stats service from statcounter

Hot News

  • Ghozali Siregar Ikuti Trial di Persib
    Ghozali Siregar Ikuti Trial di Persib
    • 19 Januari 2018 | 23:38:00 WIB

    PERSIB kembali kedatangan pemain anyar. Dia adalah Ghozali Siregar. Mantan pemain PSM Makassar ini bergabung dalam latihan, Jumat (19/1/2018) pagi.

Gedung Sate

    Inspirasi

      PPP Siap Ikuti Konvensi Cawagub Pendamping Emil
      net Uu saat bertemu Emil beberapa waktu lalu

      PPP Siap Ikuti Konvensi Cawagub Pendamping Emil

      • Rabu, 15 November 2017 | 07:06:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Ketua Departemen Pemenangan DPP PPP Dayat Hidayat menegaskan, partai siap jika harus mengikuti konvensi untuk menentukan calon gubernur pendamping Ridwan Kamil untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

      Usulan menggelar konvensi atau beauty contest untuk kandidat cawagub tersebut pertama kali disampaikan Partai NasDem yang bersama PPP, PKB, dan Partai Golkar berkoalisi mengusung Emil pada pilgub nanti. PPP sendiri mengajukan nama Bupat Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum sebagai bakal cawagub. Dari PKB ada nama Ketua DPW PKB Jabar Syaeful Huda, dan dari Golkar memunculkan nama Daniel Muttaqien. NasDem sendiri tidak memajukan bakal cawagub.

      "Mungkin saran dari Nasdem ini ingin melihat survei atau bahkan mungkin nanti Nasdem malah bilang tidak perlu konvensi karena sudah ada survei," ujar Dayat di sela-sela pelantkan wali kota/wakil wali kota Tasikmalaya di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Selasa (14/11/2017).

      Menurut Dayat, saran dari Nasdem tersebut merupakan hak dari setiap partai untuk mengajukan saran politik kepada koalisi. PPP yang mengajukan Uu, mengaku siap jika memang keputusan koalisi nantinya harus melakukan konvensi.

      Dayat melihat dari hasil survei bahwa Uu memiliki hasil survei yang lebih baik dibandingkan kandidat yang diusulkan Golkar. "Ketika Golkar ingin mengusungkan Daniel kepada Emil (Ridwan Kamil) itu nanti dibicarakan dengan koalisi lagi nantinya," ujar Dayat.

      Uu sendiri merendah soal rencana konveni ini. wakil ketua DPW PPP Jabar ini mengaku tidak berani kalau harus beradu survei dengan kandidat lain untuk memperebutkan kursi cawagub. u merasa dirinya tidak sepopuler dari kandidat lain, terutama di era medsos saat ini.

      "Saya nggak berani adu survei, saya kan orang kampung ya. Jarang ke kota, saya tidak pakai medsos, Facebook, dan lain-lain lah," ujar Uu di tempat yang sama.

      Dia merasa kekuatan medsos sudah berpengaruh besar dan juga digunakan secara efektif oleh kandidat lain. Sedangkan ia memiliki pendekatan berbeda untuk sosialisasi. Dia mengakui pendekatan milenial dengan memaksimalkan media sosial adalah sebuah kelemahannya selama sosialisasi.

      Agar terpilih menjadi pendamping Emil, Uu pun mengganti seluruh perangkat sosialisasinya. Sebelumnya Uu kerap tampil sendiri di spanduk maupun baliho, kini bupati Tasikmalaya ini tampil berdua dengan Emil, dengan tagline menjadi RINDU alias Ridwan dan Uu.

      Hal tersebut merupakan instruksi dari DPP PPP untuk meningkatkan kesempatan untuk dipasangkan dengan Emil sebagai pasangan cagub dan cawagub. "Hari ini saya ditugasi untuk memasang bilboard yang gambarnya bersama Pak Ridwan Kamil," tandas Uu.

      Uu sendiri menyatakan berani bersaing untuk memperebutkan kursi cawagub untuk mendampingi wali Kota Bandung pada pilkada serentak nanti. "Saya sebagai politisi harus siap. Tapi sampai sekarang belum ada yang pasti. Soalnya keduanya (Uu dan Daniel) juga belum ada yang pasti," ujar Uu.

      Sampai saat ini memang belum ada pembicaraan lagi siapa yang akan mendampingi Emil di Pilgub Jabar 2018. Pembicaraan dari koalisi baru akan dilakukan pada awal Desember nanti. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Soal Dugaan Mahar, Panwaslu Panggil Siswandi
      Beredar Foto ASN Dukung Salah Satu Paslon di KBB
      Pemprov Jabar Siapkan 7 Plt Bupati dan Wali Kota
      Hengki Kurniawan Siap Kembangkan BUMD Zaman Now
      Berkas Administras 4 Pasangan Calon Belum Lengkap
      Berita Terdahulu

      Editorial

      • Harapan Baru di Tahun Baru
        Harapan Baru di Tahun Baru

        HARI Senin bertepatan dengan tanggal 1 Januari 2018, hampir seluruh umat manusia di dunia ini merayakan malam pergantian tahun atau dikenal dengan malam Tahun Baru.

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018