web stats service from statcounter

Gedung Sate

    Hot News

    • Pendiri PKS Jadi Caleg PDIP
      Pendiri PKS Jadi Caleg PDIP
      • 18 Juli 2018 | 01:45:00 WIB

      SEKJEN DPP PDI Perjuangan, Hasto Kirstiyanto menegaskan pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yusuf Supendi, bergabung dan menjadi Caleg PDIP.

    Inspirasi

      PPP Siap Ikuti Konvensi Cawagub Pendamping Emil
      net Uu saat bertemu Emil beberapa waktu lalu

      PPP Siap Ikuti Konvensi Cawagub Pendamping Emil

      • Rabu, 15 November 2017 | 07:06:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Ketua Departemen Pemenangan DPP PPP Dayat Hidayat menegaskan, partai siap jika harus mengikuti konvensi untuk menentukan calon gubernur pendamping Ridwan Kamil untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

      Usulan menggelar konvensi atau beauty contest untuk kandidat cawagub tersebut pertama kali disampaikan Partai NasDem yang bersama PPP, PKB, dan Partai Golkar berkoalisi mengusung Emil pada pilgub nanti. PPP sendiri mengajukan nama Bupat Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum sebagai bakal cawagub. Dari PKB ada nama Ketua DPW PKB Jabar Syaeful Huda, dan dari Golkar memunculkan nama Daniel Muttaqien. NasDem sendiri tidak memajukan bakal cawagub.

      "Mungkin saran dari Nasdem ini ingin melihat survei atau bahkan mungkin nanti Nasdem malah bilang tidak perlu konvensi karena sudah ada survei," ujar Dayat di sela-sela pelantkan wali kota/wakil wali kota Tasikmalaya di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Selasa (14/11/2017).

      Menurut Dayat, saran dari Nasdem tersebut merupakan hak dari setiap partai untuk mengajukan saran politik kepada koalisi. PPP yang mengajukan Uu, mengaku siap jika memang keputusan koalisi nantinya harus melakukan konvensi.

      Dayat melihat dari hasil survei bahwa Uu memiliki hasil survei yang lebih baik dibandingkan kandidat yang diusulkan Golkar. "Ketika Golkar ingin mengusungkan Daniel kepada Emil (Ridwan Kamil) itu nanti dibicarakan dengan koalisi lagi nantinya," ujar Dayat.

      Uu sendiri merendah soal rencana konveni ini. wakil ketua DPW PPP Jabar ini mengaku tidak berani kalau harus beradu survei dengan kandidat lain untuk memperebutkan kursi cawagub. u merasa dirinya tidak sepopuler dari kandidat lain, terutama di era medsos saat ini.

      "Saya nggak berani adu survei, saya kan orang kampung ya. Jarang ke kota, saya tidak pakai medsos, Facebook, dan lain-lain lah," ujar Uu di tempat yang sama.

      Dia merasa kekuatan medsos sudah berpengaruh besar dan juga digunakan secara efektif oleh kandidat lain. Sedangkan ia memiliki pendekatan berbeda untuk sosialisasi. Dia mengakui pendekatan milenial dengan memaksimalkan media sosial adalah sebuah kelemahannya selama sosialisasi.

      Agar terpilih menjadi pendamping Emil, Uu pun mengganti seluruh perangkat sosialisasinya. Sebelumnya Uu kerap tampil sendiri di spanduk maupun baliho, kini bupati Tasikmalaya ini tampil berdua dengan Emil, dengan tagline menjadi RINDU alias Ridwan dan Uu.

      Hal tersebut merupakan instruksi dari DPP PPP untuk meningkatkan kesempatan untuk dipasangkan dengan Emil sebagai pasangan cagub dan cawagub. "Hari ini saya ditugasi untuk memasang bilboard yang gambarnya bersama Pak Ridwan Kamil," tandas Uu.

      Uu sendiri menyatakan berani bersaing untuk memperebutkan kursi cawagub untuk mendampingi wali Kota Bandung pada pilkada serentak nanti. "Saya sebagai politisi harus siap. Tapi sampai sekarang belum ada yang pasti. Soalnya keduanya (Uu dan Daniel) juga belum ada yang pasti," ujar Uu.

      Sampai saat ini memang belum ada pembicaraan lagi siapa yang akan mendampingi Emil di Pilgub Jabar 2018. Pembicaraan dari koalisi baru akan dilakukan pada awal Desember nanti. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      KPU Jabar Optismistis Tak Ada Gugatan ke MK
      Partisipasi Pemilih Meriah, KPU KBB Semringah
      Hengky Banjir Ucapan Selamat di Antaranya dari SBY
      Cabup KBB Nomor Urut Satu Elin, Tunggu Hasil KPU
      Raih Suara 48%, Akur Dipastikan Menang di KBB
      Berita Terdahulu

      Editorial

      • Selamat Memilih
        Selamat Memilih

        PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018